8 AMPHITEATER PENINGGALAN ROMAWI KUNO (special edition for our History Teacher)
Info Post
Romawi Kuno adalah
sebuah peradaban yang tumbuh dari negara-kota Roma didirikan di
Semenanjung Italia di sekitar abad ke-9 SM. Selama keberadaanya selama
12 abad, kebudayaan Romawi berubah dari sebuah monarki ke sebuah
republik oligarki sampai ke kekaisaran yang luas. Dia datang untuk
mendominasi Eropa Barat dan wilayah sekitar di sekitar Laut Tengah
melalui penaklukan dan asimilasi. Namun beberapa faktor menyebabkan
kemerosotannya. Sebelah barat kekaisaran, termasuk Hispania, Gaul, dan
Italia, akhirnya pecah menjadi kerajaan merdeka pada abad ke-5;
kekaisaran timur, diatur dari Konstantinopel, disebut sebagai Kekaisaran
Romawi Timur setelah tahun 476, tanggal tradisional "kejatuhan Romawi"
dan kelanjutannya Zaman Pertengahan.
Peradaban Romawi seringkali dikelompokan sebagai "klasik antik" bersama dengan Yunani kuno, sebuah peradaban yang menginspirasikan banyak budaya Romawi Kuno. Romawi Kuno menyumbangkan banyak kepada pengembangan hukum, perang, seni, literatur, arsitektur, dan bahasa dalam dunia Barat, dan sejarahnya terus memiliki pengaruh besar dalam dunia sekarang ini.
Dari segi arsitekturnya Romawi Kuno meninggalkan beberapa karya yang cukup mencengangkan. Karyanya antara lain adalah AMPHITEATER. Berikut ini 8 Amphiteater Peninggalan Romawi Kuno
Peradaban Romawi seringkali dikelompokan sebagai "klasik antik" bersama dengan Yunani kuno, sebuah peradaban yang menginspirasikan banyak budaya Romawi Kuno. Romawi Kuno menyumbangkan banyak kepada pengembangan hukum, perang, seni, literatur, arsitektur, dan bahasa dalam dunia Barat, dan sejarahnya terus memiliki pengaruh besar dalam dunia sekarang ini.
Dari segi arsitekturnya Romawi Kuno meninggalkan beberapa karya yang cukup mencengangkan. Karyanya antara lain adalah AMPHITEATER. Berikut ini 8 Amphiteater Peninggalan Romawi Kuno
1. AMPHITEATER UTHINA

2. ARENA LEPTIS MAGNA
Leptis Magna didirikan oleh Fenisia pada abad ke-10 SM dan menjadi bagian dari kekaisaran Romawi setelah kekalahan Kartago pada 146 SM. Di bawah pemerintahan Romawi, kota
ini makmur dan menjadi sebuah pos perdagangan utama. Leptis Magna
ditinggalkan pada 523 AD setelah dijarah oleh suku Barbar dan tertimbun oleh padang pasir. Amphiteater Leptis Magna berkapasitas 16.000 penonton. Dan, tidak seperti kebanyakan amphitheatres Romawi, ia dibangun di bawah tanah.
3. ROMAN ARENA

4. POMPEII SPECTACULA

m belum digunakan] dan bias menampung sekitar 20.000 penonton atau setara dengan jumlah keseluruhan penduduk Pompeii.
5. ARENA VERONA

muda hampir sepenuhnya hancur saat gempa bumi melanda pada 1117, tapi bagian dalamnya masih utuh. Arena Verona yang dibangun pada 30 AD dapat menampung 30.000 penonton. Tempat ini
digunakan sebagai ajang perkelahian gladiator selama zaman Romawi dan
saat ini digunakan sebagai tempat sebuah pertunjukan spektakuler, opera
Verona.
6. AMPHITEATER EL DJEM

7. AMPHITEATER NIMES

Selama abad pertengaha
n
istana yang dibentengi dibangun di dalam amfiteater. Kemudian sebuah
lingkungan kecil dikembangkan dalam batas-batasnya. Sekitar 700 penduduk
dan dua kapel tinggal di sana. Pada 1863, arena
direnovasi untuk menghelat adu banteng. Saat ini, arena ini masih
digunakan sebagai ajang bullfights tahunan serta acara publik lain
nya.
8. COLOSSEUM

i oleh layer yang disebut “velarium”, yang dipasang di atas loteng.
oh ya... buat kalian yang mungkin bosen baca ini... ini semua dah dipindah ke sebuah brosur lho...ni gambarnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar