Rabu, 05 Juni 2013

VIDEO Agama-agama Minor



Video Boomerang Aborigin











Mesir Kuno " Mumi yang di Buka Kembali"











Peradaban Romawi Kuno












Pertanian Jaman Mesopotamia











Kepercayaan Agama Bahai











Kepercayaan Agama Jain










Upacara Agama Shinto














Video Pernikahan Kaum Sikh












Zoroaster

Selasa, 04 Juni 2013

Kuil siks di Malaisya


Pada saat itu adalah jam makan siang dan Rajinder Kaur, 66 tahun, sedang makan makanan vegetarian terdiri dari nasi berbumbu, kulit tahu dan kacang-kacangan di aula makan di Gurdwara Tatt Khalsa Diwan. Santap siang gratis dan setiap orang, tanpa mempedulikan agama, ras atau tingkat sosial, disambut dengan baik. Sekitar 200 orang datang setiap harinya. Pada hari perayaan, aula itu dapat menampung hingga 1.000 orang.
  • Seorang penganut Sikh berdoa di Gurdwara Tatt Khalsa Diwan di Jalan Raja Alang di Kuala Lumpur. Kegiatan tidak sibuk pada hari kerja tetapi pada hari Minggu khususnya, pelajaran musik dan yoga menjadikan tempat itu begitu hidup. [Photo oleh Grace Chen/Khabar] Seorang penganut Sikh berdoa di Gurdwara Tatt Khalsa Diwan di Jalan Raja Alang di Kuala Lumpur. Kegiatan tidak sibuk pada hari kerja tetapi pada hari Minggu khususnya, pelajaran musik dan yoga menjadikan tempat itu begitu hidup. [Photo oleh Grace Chen/Khabar]
  • Gurdwara Tatt Khalsa Diwan merupakan rumah ibadah terbesar bagi umat Sikh di Asia Tenggara. Gurdwara Tatt Khalsa Diwan merupakan rumah ibadah terbesar bagi umat Sikh di Asia Tenggara.
Namun Rajinder tidak datang demi makanan gratis.
Setelah kehilangan suaminya karena serangan jantung sembilan tahun yang lalu, dia datang ke kuil Sikh terbesar di Asia Tenggara itu untuk mencari kedamaian. Almarhum suami Rajinder dulu menjadi relawan di dapur itu.
"Di masa di mana setiap orang berpikir untuk mencari uang, inilah tempat satu-satunya di mana saya bisa merasa tenang dan tidak terburu-buru," kata Rajinder.
Jeswant Singh Sran, ketua keamanan di lapangan pakir mobil gurdwara, telah bekerja di sana selama sepuluh tahun. Dia menyumbangkan teh untuk doa pagi antara pukul 5 dan 7 pagi, memastikan daerah itu bebas dari pecandu narkoba, dan menyambut para pendatang dengan kata-kata jenaka.
"Sayalah 'satu-satunya 'Singh di dunia ini', dibuktikan oleh nama saya, Jeswant. Apa nama panggilan pria yang suka berendam di kolam dingin yang dalam? Kuldeep," kata mantan perwira polisi itu.
Jeswant menyatakan ada tiga gurdwara lain yang terletak dalam radius lima kilometer, termasuk satu di akademi polisi di Jalan Semarak, dan satu lagi di pos polisi Jalan Bandar.
"Banyak kaum Sikh dari generasi pertama direkrut dalam angkatan bersenjata. Kehadiran gurdwara ini menjaga mereka agar teguh memegang kewajiban," kata Jeswant, yang bergabung dengan angkatan bersenjata saat muda.
Berdiri seperti pengawal di perbatasan pasar Kampung Baru di Chow Kit, gurdwara ini merupakan sinar dalam komunitas Sikh, baik lokal maupun asing. Para pekerja asing yang bekerja di perusahaan setempat mencakup 30% jumlah jemaat. Mereka datang untuk menjadi relawan dan mendapat kenyamanan dalam persahabatan bersaudara mereka.
Akar dari gurdwara dapat dilacak hingga tahun 1819, ke situs aslinya di mana Rumah Sakit Umum Kuala Lumpur sekarang ini berdiri.
Menurut Sujit Singh Gill, 80 tahun, bendahara gurdwara selama sembilan tahun, pemerintah Inggris secara resmi mengalokasikan tempat itu bagi komunitas Sikh di Jalan Raja Alang pada tahun 1922.
Dahulu melayani komunitas Sikh dari daerah Setapak dan Sentul pada tahun 1920-an, jemaat yang sekarang ini membesar dan termasuk para pengusaha yang bekerja di Jalan Tuanku Abdul Rahman pada tahun 1960-an.
Surat kabar Malaya Samachar, yang seluruhnya dicetak dalam bahasa Punjabi tiga kali seminggu, dengan 500 eksemplar setiap edisinya, bermarkas di kompleks ini.
Lima belas ruangan tersedia untuk menampung kaum miskin atau pelancong kelas melati untuk sementara waktu, namun demikian komite gurdwara berhati-hati memilih siapa yang mereka tampung demi alasan keamanan.
Pembangunan dua bangunan kuil itu, yang berdiri di atas tanah seluas 1,5 akre di tengah-tengah daerah perdagangan yang prima, sepenuhnya didanai oleh para anggota gurdwara.
"Para anggotalah yang telah memastikan keberadaan gurdwara sejauh ini," kata Sujit, yang menambahkan mereka memiliki 600 anggota seumur hidup yang menyumbang RM 100 ($33) ke dalam dana gurdwara setiap tahunnya.
Akan tetapi, Sujit, sang bendahara, merasa kejayaan gurdwara telah menurun.
Sebuah sekolah agama memiliki 500 murid dan 20 guru pada tahun 1970-an tetapi harus tutup karena kekurangan murid. Lalu lintas kota yang macet, mengubah perjalanan sepanjang lima menit menjadi dua jam yang lambat, tidak memungkinkan para murid untuk datang ke sekolah tepat waktu.
Gurdip Singh, asisten Sujit, berkata hal ini disebabkan perubahan zaman. Namun demikian sementara keadaan sepi pada hari kerja, kompleks ini ramai di akhir pekan. Pada hari Minggu, anak-anak datang untuk menghadiri pelajaran agama dan kelas-kelas yoga serta musik.
"Penduduk masih datang kemari untuk berdoa di pagi dan malam hari. Kami masih mengadakan perayaan. Hanya ada beberapa hari kosong dalam jadwal bulanan kami dan kami masih melayani kebutuhan masyarakat seperti upacara pernikahan dan misa arwah. Ini adalah pertanda baik," kata Gurdip.

Senin, 03 Juni 2013

Mesir Kuno dan Peradabannya

Mesir Kuno dan Peradabannya



Mesir Kuno adalah suatu peradaban kuno di bagian timur laut Afrika. Peradaban ini terpusat di sepanjang hilir sungai Nil. Peradaban ini dimulai dengan unifikasi Mesir Hulu dan Hilir sekitar 3150 SM, dan selanjutnya berkembang selama kurang lebih tiga milenium. Sejarahnya mengalir melalui periode kerajaan-kerajaan yang stabil, masing-masing diantarai oleh periode ketidakstabilan yang dikenal sebagai Periode Menengah. Mesir Kuno mencapai puncak kejayaannya pada masa Kerajaan Baru. Selanjutnya, peradaban ini mulai mengalami kemunduran. Mesir ditaklukan oleh kekuatan-kekuatan asing pada periode akhir. Kekuasaan firaun secara resmi dianggap berakhir pada sekitar 31 SM, ketika Kekaisaran Romawi menaklukkan dan menjadikan wilayah Mesir Ptolemeus sebagai bagian dari provinsi Romawi. Meskipun ini bukanlah pendudukan asing pertama terhadap Mesir, periode kekuasaan Romawi menimbulkan suatu perubahan politik dan agama secara bertahap di lembah sungai Nil, yang secara efektif menandai berakhirnya perkembangan peradaban merdeka Mesir.

Peradaban Mesir Kuno didasari atas pengendalian keseimbangan yang baik antara sumber daya alam dan manusia, ditandai terutama oleh: irigasi teratur terhadap Lembah Nil; pendayagunaan mineral dari lembah dan wilayah gurun di sekitarnya; perkembangan sistem tulisan dan sastra; organisasi proyek kolektif; perdagangan dengan wilayah Afrika Timur dan Tengah serta Mediterania Timur; serta kegiatan militer yang menunjukkan kekuasaan terhadap kebudayaan negara/suku bangsa tetangga pada beberapa periode berbeda. Pengelolaan kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan oleh penguasa sosial, politik, dan ekonomi, yang berada di bawah pengawasan sosok Firaun.

Pencapaian-pencapaian peradaban Mesir Kuno antara lain: teknik pembangunan monumen seperti piramida, kuil, dan obelisk; pengetahuan matematika; teknik pengobatan; sistem irigasi dan agrikultur; kapal pertama yang pernah diketahui; teknologi tembikar glasir bening dan kaca; seni dan arsitektur yang baru; sastra Mesir Kuno; dan traktat perdamaian pertama yang pernah diketahui. Mesir telah meninggalkan warisan yang abadi. Seni dan arsitekturnya banyak ditiru, dan barang-barang antik buatan peradaban ini dibawa hingga ke ujung dunia. Reruntuhan-reruntuhan monumentalnya menjadi inspirasi bagi pengelana dan penulis selama berabad-abad.




Pada akhir masa Paleolitik, iklim Afrika Utara menjadi semakin panas dan kering. Akibatnya, penduduk di wilayah tersebut terpaksa berpusat di sepanjang sungai Nil. Sebelumnya, semenjak manusia pemburu-pengumpul mulai tinggal di wilayah tersebut pada akhir Pleistosen Tengah (sekitar 120 ribu tahun lalu), sungai Nil telah menjadi urat nadi kehidupan Mesir. Dataran banjir Nil yang subur memberikan kesempatan bagi manusia untuk mengembangkan pertanian dan masyarakat yang terpusat dan mutakhir, yang menjadi landasan bagi sejarah peradaban manusia.

Periode Pradinasti

Pada masa pra dan awal dinasti, iklim Mesir lebih subur daripada saat ini. Sebagian wilayah Mesir ditutupi oleh sabana berhutan dan dilalui oleh ungulata yang merumput. Flora dan fauna lebih produktif dan sungai Nil menopang kehidupan unggas-unggas air. Perburuan merupakan salah satu mata pencaharian utama orang Mesir. Selain itu, pada periode ini, banyak hewan yang didomestikasi. Guci pada periode pradinasti.

Sekitar tahun 5500 SM, suku-suku kecil yang menetap di lembah sungai Nil telah berkembang menjadi peradaban yang menguasai pertanian dan peternakan. Peradaban mereka juga dapat dikenal melalui tembikar dan barang-barang pribadi, seperti sisir, gelang tangan, dan manik. Peradaban yang terbesar di antara peradaban-peradaban awal adalah Badari di Mesir Hulu, yang dikenal akan keramik, peralatan batu, dan penggunaan tembaga.

Di Mesir Utara, Badari diikuti oleh peradaban Amratia dan Gerzia, yang menunjukkan beberapa pengembangan teknologi. Bukti awal menunjukkan adanya hubungan antara Gerzia dengan Kanaan dan pantai Byblos. Sementara itu, di Mesir Selatan, peradaban Naqada, mirip dengan Badari, mulai memperluas kekuasaannya di sepanjang sungai Nil sekitar tahun 4000 SM. Sejak masa Naqada I, orang Mesir pra dinasti mengimpor obsidian dari Ethiopia, untuk membentuk pedang dan benda lain yang terbuat dari flake. Setelah sekitar 1000 tahun, peradaban Naqada berkembang dari masyarakat pertanian yang kecil menjadi peradaban yang kuat. Pemimpin mereka berkuasa penuh atas rakyat dan sumber daya alam lembah sungai Nil. Setelah mendirikan pusat kekuatan di Hierakonpolis, dan lalu di Abydos, penguasa-penguasa Naqada III memperluas kekuasaan mereka ke utara.

Budaya Naqada membuat berbagai macam barang-barang material - yang menunjukkan peningkatan kekuasaan dan kekayaan dari para penguasanya - seperti tembikar yang dicat, vas batu dekoratif yang berkualitas tinggi, pelat kosmetik, dan perhiasan yang terbuat dari emas, lapis, dan gading. Mereka juga mengembangkan glasir keramik yang dikenal dengan nama tembikar glasir bening. Pada fase akhir masa pra dinasti, peradaban Naqada mulai menggunakan simbol-simbol tulisan yang akan berkembang menjadi sistem hieroglif untuk menulis bahasa Mesir kuno.

Periode Dinasti Awal

Pendeta Mesir pada abad ke-3 SM, Manetho, mengelompokan garis keturunan firaun yang panjang dari Menes ke masanya menjadi 30 dinasti. Sistem ini masih digunakan hingga hari ini. Ia memilih untuk memulai sejarah resminya melalui raja yang bernama "Meni" (atau Menes dalam bahasa Yunani), yang dipercaya telah menyatukan kerajaan Mesir Hulu dan Hilir (sekitar 3200 SM). Transisi menuju negara kesatuan sejatinya berlangsung lebih bertahap, berbeda dengan apa yang ditulis oleh penulis-penulis Mesir Kuno, dan tidak ada catatan kontemporer mengenai Menes. Beberapa ahli kini meyakini bahwa figur "Menes" mungkin merupakan Narmer, yang digambarkan mengenakan tanda kebesaran kerajaan pada pelat Narmer yang merupakan simbol unifikasi.

Pada Periode Dinasti Awal, sekitar 3150 SM, firaun pertama memperkuat kekuasaan mereka terhadap Mesir hilir dengan mendirikan ibukota di Memphis. Dengan ini, firaun dapat mengawasi pekerja, pertanian, dan jalur perdagangan ke Levant yang penting dan menguntungkan.. Peningkatan kekuasaan dan kekayaan firaun pada periode dinasti awal dilambangkan melalui mastaba (makam) yang rumit dan struktur-struktur kultus kamar mayat di Abydos, yang digunakan untuk merayakan didewakannya firaun setelah kematiannya. Institusi kerajaan yang kuat dikembangkan oleh firaun untuk mengesahkan kekuasaan negara atas tanah, pekerja, dan sumber daya alam, yang penting bagi pertumbuhan peradaban Mesir kuno.

Kerajaan Lama

Kemajuan dalam bidang arsitektur, seni, dan teknologi dibuat pada masa Kerajaan Lama. Kemajuan ini didorong oleh meningkatnya produktivitas pertanian, yang dimungkinkan karena pemerintahan pusat dibina dengan baik. Di bawah pengarahan wazir, pejabat-pejabat negara mengumpulkan pajak, mengatur proyek irigasi untuk meningkatkan hasil panen, mengumpulkan petani untuk bekerja di proyek-proyek pembangunan, dan menetapkan sistem keadilan untuk menjaga keamanan. Dengan sumber daya surplus yang ada karena ekonomi yang produktif dan stabil, negara mampu membiayai pembangunan proyek-proyek kolosal dan menugaskan pembuatan karya-karya seni istimewa. Piramida yang dibangun oleh Djoser, Khufu, dan keturunan mereka, merupakan simbol peradaban Mesir Kuno yang paling diingat.

Seiring dengan meningkatnya kepentingan pemerintah pusat, muncul golongan juru tulis (sesh) dan pejabat berpendidikan, yang diberikan tanah oleh firaun sebagai bayaran atas jasa mereka. Firaun juga memberikan tanah kepada struktur-struktur kultus kamar mayat dan kuil-kuil lokal untuk memastikan bahwa institusi-institusi tersebut memiliki sumber daya yang cukup untuk memuja firaun setelah kematiannya. Pada akhir periode Kerajaan Lama, lima abad berlangsungnya praktik-praktik feudal pelan-pelan mengikis kekuatan ekonomi firaun. Firaun tak lagi mampu membiayai pemerintahan terpusat yang besar. Dengan berkurangnya kekuatan firaun, gubernur regional yang disebut nomark mulai menantang kekuatan firaun. Hal ini diperburuk dengan terjadinya kekeringan besar antara tahun 2200 hingga 2150 SM, sehingga Mesir Kuno memasuki periode kelaparan dan perselisihan selama 140 tahun yang dikenal sebagai Periode Menengah Pertama Mesir.

Periode Menengah Pertama Mesir


Setelah pemerintahan pusat Mesir runtuh pada akhir periode Kerajaan Lama, pemerintah tidak lagi mampu mendukung atau menstabilkan ekonomi negara. Gubernur-gubernur regional tidak dapat menggantungkan diri kepada firaun pada masa krisis. Kekurangan pangan dan sengketa politik meningkat menjadi kelaparan dan perang saudara berskala kecil. Meskipun berada pada masa yang sulit, pemimpin-pemimpin lokal, yang tidak berhutang upeti kepada firaun, menggunakan kebebasan baru mereka untuk mengembangkan budaya di provinsi-provinsi. Setelah menguasai sumber daya mereka sendiri, provinsi-provinsi menjadi lebih kaya. Fakta ini dibuktikan dengan adanya pemakaman yang lebih besar dan baik di antara kelas-kelas sosial lainnya. Dengan meningkatnya kreativitas, pengrajin-pengrajin provinsial menerapkan dan mengadaptasi motif-motif budaya yang sebelumnya dibatasi oleh Kerajaan Lama. Juru-juru tulis mengembangkan gaya yang melambangkan optimisme dan keaslian periode.

Bebas dari kesetiaan kepada firaun, pemimpin-pemimpin lokal mulai berebut kekuasaan. Pada 2160 SM, penguasa-penguasa di Herakleopolis menguasai Mesir Hilir, sementara keluarga Intef di Thebes mengambil alih Mesir Hulu. Dengan berkembangnya kekuatan Intef, serta perluasan kekuasaan mereka ke utara, maka pertempuran antara kedua dinasti sudah tak terhindarkan lagi. Sekitar tahun 2055 SM, tentara Thebes di bawah pimpinan Nebhepetre Mentuhotep II berhasil mengalahkan penguasa Herakleopolis, menyatukan kembali kedua negeri, dan memulai periode renaisans budaya dan ekonomi yang dikenal sebagai Kerajaan Pertengahan.

Kerajaan Pertengahan

Firaun Kerajaan Pertengahan berhasil mengembalikan kesejahteraan dan kestabilan negara, sehingga mendorong kebangkitan seni, sastra, dan proyek pembangunan monumen. Mentuhotep II dan sebelas dinasti penerusnya berkuasa dari Thebes, tetapi wazir Amenemhat I, sebelum memperoleh kekuasaan pada awal dinasti ke-12 (sekitar tahun 1985 SM), memindahkan ibukota ke Itjtawy di Oasis Faiyum. Dari Itjtawy, firaun dinasti ke-12 melakukan reklamasi tanah dan irigasi untuk meningkatkan hasil panen. Selain itu, tentara kerajaan berhasil merebut kembali wilayah yang kaya akan emas di Nubia, sementara pekerja-pekerja membangun struktur pertahanan di Delta Timur, yang disebut "tembok-tembok penguasa", sebagai perlindungan dari serangan asing.

Maka populasi, seni, dan agama negara mengalami perkembangan. Berbeda dengan pandangan elitis Kerajaan Lama terhadap dewa-dewa, Kerajaan Pertengahan mengalami peningkatan ungkapan kesalehan pribadi. Selain itu, muncul sesuatu yang dapat dikatakan sebagai demokratisasi setelah akhirat; setiap orang memiliki arwah dan dapat diterima oleh dewa-dewa di akhirat. Sastra Kerajaan Pertengahan menampilkan tema dan karakter yang canggih, yang ditulis menggunakan gaya percaya diri dan elok, sementara relief dan pahatan potret pada periode ini menampilkan ciri-ciri kepribadian yang lembut, yang mencapai tingkat baru dalam kesempurnaan teknis.

Penguasa terakhir Kerajaan Pertengahan, Amenemhat III, memperbolehkan pendatang dari Asia tinggal di wilayah delta untuk memenuhi kebutuhan pekerja, terutama untuk penambangan dan pembangunan. Penambangan dan pembangunan yang ambisius, ditambah dengan meluapnya sungai Nil, membebani ekonomi dan mempercepat kemunduran selama masa dinasti ke-13 dan ke-14. Semasa kemunduran, pendatang dari Asia mulai menguasai wilayah delta, yang selanjutnya mulai berkuasa di Mesir sebagai Hyksos.

Periode Menengah Kedua dan Hyksos

Sekitar tahun 1650 SM, seiring dengan melemahnya kekuatan firaun Kerajaan Pertengahan, imigran Asia yang tinggal di kota Avaris mengambil alih kekuasaan dan memaksa pemerintah pusat mundur ke Thebes. Di sanam firaun diperlakukan sebagai vasal dan diminta untuk membayar upeti. Hyksos ("penguasa asing") meniru gaya pemerintahan Mesir dan menggambarkan diri mereka sebagai firaun. Maka elemen Mesir menyatu dengan budaya Zaman Perunggu Pertengahan mereka.

Setelah mundur, raja Thebes melihat situasinya yang terperangkap antara Hyksos di utara dan sekutu Nubia Hyksos, Kerajaan Kush, di selatan. Setelah hampir 100 tahun mengalami masa stagnansi, pada tahun 1555 SM, Thebes telah mengumpulkan kekuatan yang cukup untuk melawan Hyksos dalam konflik selama 30 tahun. Firaun Seqenenre Tao II dan Kamose berhasil mengalahkan orang-orang Nubia. Pengganti Kamose, Ahmose I, berhasil mengusir Hyksos dari Mesir. Selanjutnya, pada periode Kerajaan Baru, kekuatan militer menjadi prioritas utama firaun agar dapat memperluas perbatasan Mesir dan menancapkan kekuasaan atas wilayah Timur Dekat.

Kerajaan Baru
Firaun-firaun Kerajaan Baru berhasil membawa kesejahteraan yang tak tertandingi sebelumnya. Perbatasan diamankan dan hubungan diplomatik dengan tetangga-tetangga diperkuat. Kampanye militer yang dikobarkan oleh Tuthmosis I dan cucunya Tuthmosis III memperluas pengaruh firaun ke Suriah dan Nubia, memperkuat kesetiaan, dan membuka jalur impor komoditas yang penting seperti perunggu dan kayu. Firaun-firaun Kerajaan juga memulai pembangunan besar untuk mengangkat dewa Amun, yang kultusnya berbasis di Karnak. Para firaun juga membangun monumen untuk memuliakan pencapaian mereka sendiri, baik nyata maupun imajiner. Firaun perempuan Hatshepsut menggunakan propaganda semacam itu untuk mengesahkan kekuasaannya. Masa kekuasaannya yang berhasil dibuktikan oleh ekspedisi perdagangan ke Punt, kuil kamar mayat yang elegan, pasangan obelisk kolosal, dan kapel di Karnak. Patung Ramses II di pintu masuk kuil Abu Simbel.

Sekitar tahun 1350 SM, stabilitas Kerajaan Baru terancam ketika Amenhotep IV naik tahta dan melakukan reformasi yang radikal dan kacau. Ia mengubah namanya menjadi Akhenaten. Akhenaten memuja dewa matahari Aten sebagai dewa tertinggi. Ia lalu menekan pemujaan dewa-dewa lain. Akhenaten juga memindahkan ibukota ke kota baru yang bernama Akhetaten (kini Amarna). Ia tidak memperdulikan masalah luar negeri dan terlalu asyik dengan gaya religius dan artistiknya yang baru. Setelah kematiannya, kultus Aten segera ditinggalkan, dan firaun-firaun selanjutnya, yaitu Tutankhamun, Ay, dan Horemheb, menghapus semua penyebutan mengenai bidaah Akhenaten.

Ramses II naik tahta pada tahun 1279 SM. Ia membangun lebih banyak kuil, mendirikan patung-patung dan obelisk, serta dikaruniai anak yang lebih banyak daripada firaun-firaun lain dalam sejarah. Sebagai seorang pemimpin militer yang berani, Ramses II memimpin tentaranya melawan bangsa Hittite dalam pertempuran Kadesh. Setelah bertempur hingga mencapai kebuntuan (stalemate), ia menyetujui traktat perdamaian pertama yang tercatat sekitar 1258 SM.

Kekayaan menjadikan Mesir sebagai target serangan, terutama oleh orang-orang Laut dan Libya. Tentara Mesir mampu mengusir serangan-serangan itu, namun Mesir akan kehilangan kekuasaan atas Suriah dan Palestina. Pengaruh dari ancaman luar diperburuk dengan masalah internal seperti korupsi, penjarahan makam, dan kerusuhan. Pendeta-pendeta agung di kuil Amun, Thebes, mengumpulkan tanah dan kekayaan yang besar, dan kekuatan mereka memecahkan negara pada masa Periode Menengah Ketiga.

Periode Menengah Ketiga

Setelah kematian firaun Ramses XI tahun 1078 SM, Smendes mengambil alih kekuasaan Mesir utara. Ia berkuasa dari kota Tanis. Sementara itu, wilayah selatan dikuasai oleh pendeta-pendeta agung Amun di Thebes, yang hanya mengakui nama Smendes saja. Pada masa ini, orang-orang Libya telah menetap di delta barat, dan kepala-kepala suku penetap tersebut mulai meningkatkan otonomi mereka. Pangeran-pangeran Libya mengambil alih delta di bawah pimpinan Shoshenq I pada tahun 945 SM. Mereka lalu mendirikan dinasti Bubastite yang akan berkuasa selama 200 tahun. Shoshenq juga mengambil alih Mesir selatan dengan menempatkan keluarganya dalam posisi kependetaan yang penting. Kekuasaan Libya mulai mengikis akibat munculnya dinasti saingan di Leontopolis, dan ancaman Kush di selatan. Sekitar tahun 727 SM, raja Kush, Piye, menyerbu ke arah utara. Ia berhasil menguasai Thebes dan delta.

Martabat Mesir terus menurun pada Periode Menengah Ketiga. Sekutu asingnya telah jatuh kedalam pengaruh Asiria, dan pada 700 SM, perang antara kedua negara sudah tak terhindarkan lagi. Antara tahun 671 hingga 667 SM, bangsa Asiria mulai menyerang Mesir. Masa kekuasaan raja Kush, Taharqa, dan penerusnya, Tanutamun, dipenuhi dengan konflik melawan Asiria.[51] Akhirnya, bangsa Asiria berhasil memukul mundur Kush kembali ke Nubia. Mereka juga menduduki Memphis dan menjarah kuil-kuil di Thebes.

Periode Akhir

Dengan tiadanya rencana pendudukan permanen, bangsa Asiria menyerahkan kekuasaan Mesir kepada vassal-vassal yang dikenal sebagai raja-raja Sais dari dinasti ke-26. Pada tahun 653 SM, raja Sais Psamtik I berhasil mengusir bangsa Asiria dengan bantuan tentara bayaran Yunani yang direkrut untuk membentuk angkatan laut pertama Mesir. Selanjutnya, pengaruh Yunani meluas dengan cepat. Kota Naukratis menjadi tempat tinggal orang-orang Yunani di delta.

Di bawah raja-raja Sais, Mesir mengalami kebangkitan singkat ekonomi dan budaya. Sayangnya, pada tahun 525 SM, bangsa Persia yang dipimpin oleh Cambyses II memulai penaklukan terhadap Mesir. Mereka berhasil menangkap firaun Psamtik III dalam pertempuran di Pelusium. Cambyses II lalu mengambil alih gelar firaun. Ia berkuasa dari kota Susa, dan menyerahkan Mesir kepada seorang satrapi. Pemberontakan-pemberontakan meletus pada abad ke-5 SM, tetapi tidak ada satupun yang berhasil mengusir bangsa Persia secara permanen.

Setelah dikuasai Persia, Mesir digabungkan dengan Siprus dan Fenisia dalam satrapi ke-6 Kekaisaran Persia Akhemeniyah. Periode pertama kekuasaan Persia atas Mesir, yang juga dikenal sebagai dinasti ke-27, berakhir pada tahun 402 SM. Dari 380–343 SM, dinasti ke-30 berkuasa sebagai dinasti asli terakhir Mesir. Restorasi singkat kekuasaan Persia, kadang-kadang dikenal sebagai dinasti ke-31, dimulai dari tahun 343 SM. Akan tetapi, pada 332 SM, penguasa Persia, Mazaces, menyerahkan Mesir kepada Alexander yang Agung tanpa perlawanan.

Dinasti Ptolemeus

Pada tahun 332 SM, Alexander yang Agung menaklukan Mesir dengan sedikit perlawanan dari bangsa Persia. Pemerintahan yang didirikan oleh penerus Alexander dibuat berdasarkan sistem Mesir, dengan ibukota di Iskandariyah. Kota tersebut menunjukkan kekuatan dan martabat kekuasaan Yunani, dan menjadi pusat pembelajaran dan budaya yang berpusat di Perpustakaan Iskandariyah. Mercusuar Iskandariyah membantu navigasi kapal-kapal yang berdagang di kota tersebut, terutama setelah penguasa dinasti Ptolemeus memberdayakan perdagangan dan usaha-usaha, seperti produksi papirus.

Budaya Yunani tidak menggantikan budaya asli Mesir. Penguasa dinasti Ptolemeus mendukung tradisi lokal untuk menjaga kesetiaan rakyat. Mereka membangun kuil-kuil baru dalam gaya Mesir, mendukung kultus tradisional, dan menggambarkan diri mereka sebagai firaun. Beberapa tradisi akhirnya bergabung. Dewa-dewa Yunani dan Mesir disinkretkan sebagai dewa gabungan (contoh: Serapis). Bentuk skulptur Yunani Kuno juga memengaruhi motif-motif tradisional Mesir. Meskipun telah terus berusaha memenuhi tuntutan warga, dinasti Ptolemeus tetap menghadapi berbagai tantangan, seperti pemberontakan, persaingan antar keluarga, dan massa di Iskandariyah yang terbentuk setelah kematian Ptolemeus IV. Lebih lagi, bangsa Romawi memerlukan gandum dari Mesir, dan mereka tertarik akan situasi politik di negeri Mesir. Pemberontakan yang terus berlanjut, politikus yang ambisius, serta musuh yang kuat di Suriah membuat kondisi menjadi tidak stabil, sehingga bangsa Romawi mengirim tentaranya untuk mengamankan Mesir sebagai bagian dari kekaisarannya.

Dominasi Romawi


Mesir menjadi provinsi Kekaisaran Romawi pada tahun 30 SM setelah Oktavianus berhasil mengalahkan Mark Antony dan Ratu Cleopatra VII dalam Pertempuran Actium. Romawi sangat memerlukan gandum dari Mesir, dan legiun Romawi, di bawah kekuasaan praefectus yang ditunjuk oleh kaisar, memadamkan pemberontakan, memungut pajak yang besar, serta mencegah serangan bandit.

Meskipun Romawi berlaku lebih kasar daripada Yunani, beberapa tradisi, seperti mumifikasi dan pemujaan dewa-dewa, tetap berlanjut. Seni potret mumi berkembang, dan beberapa kaisar Romawi menggambarkan diri mereka sebagai firaun (meskipun tidak sejauh penguasa-penguasa dinasti Ptolemeus). Pemerintahan lokal diurus dengan gaya Romawi dan tertutup dari gaya Mesir asli.

Pada pertengahan abad pertama, Kekristenan mulai mengakar di Iskandariyah. Agama tersebut dipandang sebagai kultus lain yang akan diterima. Akan tetapi, Kekristenan pada akhirnya dianggap sebagai agama yang ingin menggantikan paganisme dan mengancam tradisi agama lokal, sehingga muncul penyerangan terhadap orang-orang Kristen. Penyerangan terhadap orang Kristen memuncak pada masa pembersihan Diokletianus yang dimulai tahun 303. Akan tetapi, Kristen berhasil menang. Pada tahun 391, kaisar Kristen Theodosius memperkenalkan undang-undang yang melarang ritus-ritus pagan dan menutup kuil-kuil. Iskandariyah menjadi latar kerusuhan anti-pagan yang besar.Akibatnya, budaya pagan Mesir terus mengalami kejatuhan. Meskipun penduduk asli masih mampu menuturkan bahasa mereka, kemampuan untuk membaca hieroglif terus berkurang karena melemahnya peran pendeta kuil Mesir. Sementara itu, kuil-kuil dialihfungsikan menjadi gereja, atau ditinggalkan begitu saja.



Peninggalan

Budaya dan monumen Mesir kuno telah menjadi peninggalan sejarah yang abadi. Pemujaan terhadap dewi Isis, sebagai contoh, menjadi populer pada masa Kekaisaran Romawi. Orang Romawi juga mengimpor bahan bangunan dari Mesir untuk mendirikan struktur dengan gaya Mesir. Sejarawan seperti Herodotus, Strabo dan Diodorus Siculus mempelajari dan menulis tentang Mesir kuno yang kemudian dipandang sebagai tempat yang penuh misteri.Di Abad Pertengahan dan Renaissance, perkembangan budaya pagan Mesir mulai menurun seiring dengan berkembangnya agama Kristen dan Islam, namun ketertarikan terhadap budaya tersebut masih tersirat dalam karya-karya ilmuwan abad pertengahan, misalnya karya Dhul-Nun al-Misri dan al-Maqrizi.

Pada abad ke-17 dan 18, penjelajah dan turis Eropa membawa banyak barang antik dan menulis tentang kisah perjalanan mereka di Mesir, yang kemudian memancing terjadinya gelombang Egyptomania di Eropa. Ketertarikan tersebut mengakibatkan banyaknya kolektor Eropa yang membeli atau membawa barang-barang antik penting dari Mesir. Meskipun penjajahan kolonial Eropa terhadap mesir mengakibatkan hancurnya benda-benda bersejarah, kehadiran bangsa Eropa juga dampak positif terhadap peninggalan Mesir kuno. Napoleon, misalnya, melakukan pembelajaran pertama mengenai Egiptologi ketika ia membawa 150 ilmuwan dan seniman untuk mempelajari dan mendokumentasi sejarah alam Mesir, yang kemudian dipublikasi dalam Description de l'Ėgypte Pada abad ke-20, pemerintah Mesir dan arkeolog mulai melakukan pengawasan terhadap kegiatan penggalian di Mesir dengan membentuk Supreme Council of Antiquities.

8 AMPHITEATER PENINGGALAN ROMAWI KUNO

8 AMPHITEATER PENINGGALAN ROMAWI KUNO (special edition for our History Teacher)

Romawi Kuno adalah sebuah peradaban yang tumbuh dari negara-kota Roma didirikan di Semenanjung Italia di sekitar abad ke-9 SM. Selama keberadaanya selama 12 abad, kebudayaan Romawi berubah dari sebuah monarki ke sebuah republik oligarki sampai ke kekaisaran yang luas. Dia datang untuk mendominasi Eropa Barat dan wilayah sekitar di sekitar Laut Tengah melalui penaklukan dan asimilasi. Namun beberapa faktor menyebabkan kemerosotannya. Sebelah barat kekaisaran, termasuk Hispania, Gaul, dan Italia, akhirnya pecah menjadi kerajaan merdeka pada abad ke-5; kekaisaran timur, diatur dari Konstantinopel, disebut sebagai Kekaisaran Romawi Timur setelah tahun 476, tanggal tradisional "kejatuhan Romawi" dan kelanjutannya Zaman Pertengahan.
Peradaban Romawi seringkali dikelompokan sebagai "klasik antik" bersama dengan Yunani kuno, sebuah peradaban yang menginspirasikan banyak budaya Romawi Kuno. Romawi Kuno menyumbangkan banyak kepada pengembangan hukum, perang, seni, literatur, arsitektur, dan bahasa dalam dunia Barat, dan sejarahnya terus memiliki pengaruh besar dalam dunia sekarang ini.
Dari segi arsitekturnya Romawi Kuno meninggalkan beberapa karya yang cukup mencengangkan. Karyanya antara lain adalah AMPHITEATER. Berikut ini 8 Amphiteater Peninggalan Romawi Kuno

1. AMPHITEATER UTHINA
Uthina (atau Oudna) adalah koloni Romawi di Tunisia. Kota ini berada di jalur utama untuk menuju Kartago dari sebelah selatan dan barat Tunisia. Amphiteater peninggalan Romawi yang ada di sini masih dalam proses penggalian dan renovasi. Amphiteater tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 16.000 pengunjung.


2. ARENA LEPTIS MAGNA

Leptis Magna didirikan oleh Fenisia pada abad ke-10 SM dan menjadi bagian dari kekaisaran Romawi setelah kekalahan Kartago pada 146 SM. Di bawah pemerintahan Romawi, kota ini makmur dan menjadi sebuah pos perdagangan utama. Leptis Magna ditinggalkan pada 523 AD setelah dijarah oleh suku Barbar dan tertimbun oleh padang pasir. Amphiteater Leptis Magna berkapasitas 16.000 penonton. Dan, tidak seperti kebanyakan amphitheatres Romawi, ia dibangun di bawah tanah.
3. ROMAN ARENA
Arena ini merupakan salah satu objek wisata paling populer di kota Arles. Itu dibangun sekitar abad ke-1 SM dan mampu diduduki oleh lebih dari 20.000 penonton pada tiga tingkatan. Dari tahun 1830 sampai hari ini arena telah digunakan sebagai tempat penyelenggaraan bullfights.
4. POMPEII SPECTACULA
Beberapa struktur bangunan terbaik yang ada di Pompeii adalah 2 teater dan amphiteater. Dibangun sekitar 70 SM, amphiteater tersebut merupakan adalah amphiteater Romawi tertua di dunia. Ampiteater itu disebut spectacular [istilah amphitheatru
m belum digunakan] dan bias menampung sekitar 20.000 penonton atau setara dengan jumlah keseluruhan penduduk Pompeii.

5. ARENA VERONA
Arena Verona adalah amphiteater terbesar ketiga di dunia. Cincin luarnya yang terbuat dari batu kapur putih dan merah
muda hampir sepenuhnya hancur saat gempa bumi melanda pada 1117, tapi bagian dalamnya masih utuh. Arena Verona yang dibangun pada 30 AD dapat menampung 30.000 penonton. Tempat ini digunakan sebagai ajang perkelahian gladiator selama zaman Romawi dan saat ini digunakan sebagai tempat sebuah pertunjukan spektakuler, opera Verona.

6. AMPHITEATER EL DJEM
El Djem dulunya adalah salah satu kota jajahan Romawi, Thysdrus. Thysdrus merupakan salah satu kota paling penting di Afrika Utara setelah Carthage. Amphiteater ini dibangun pada awal abad ke-3 Masehi dan mampu menampung 35.000 penonton. Struktur bagian dalamnya tetap baik hingga abad ke-17 ketika batu-batu arena tersebut digunakan untuk membangun desa sekitar atau diangkut ke Masjid Agung di Kairouan. Amphiteater ini pernah digunakan untuk syuting beberapa adegan film pemenang Oscar, Gladiator.
7. AMPHITEATER NIMES
Dibangun pada akhir abad ke-1 Masehi, amphitheatre Nimes memiliki kapasitas tempat duduk sebanyak 24.000 penonton. Amphitheatre Nimes juga merupakan salah satu amphitheater Romawi terbesar yang berada di Gaul (Perancis).
Selama abad pertengaha
n istana yang dibentengi dibangun di dalam amfiteater. Kemudian sebuah lingkungan kecil dikembangkan dalam batas-batasnya. Sekitar 700 penduduk dan dua kapel tinggal di sana. Pada 1863, arena direnovasi untuk menghelat adu banteng. Saat ini, arena ini masih digunakan sebagai ajang bullfights tahunan serta acara publik lain
nya.
8. COLOSSEUM
Colosseum adalah amphitheater terbesar dan paling terkenal di dunia Romawi. Pembangunannya dimulai oleh kaisar Vespasianus dari dinasti Flavian pada 72 AD dan diselesaikan oleh anaknya, Titus, pada tahun 80 Masehi. Selama upacara pembukaan Colosseum itu, pertunjukan diadakan selama 100 hari di mana 5.000 hewan dan 2.000 gladiator terbunuh. Colosseum mampu menampung 50.000 penonton yang bisa masuk ke gedung melalui 80 pintu masuk. Penonton terlindungi dari hujan dan panas matahar
i oleh layer yang disebut “velarium”, yang dipasang di atas loteng.
oh ya... buat kalian yang mungkin bosen baca ini... ini semua dah dipindah ke sebuah brosur lho...ni gambarnya...

Dewa Agama Shinto

Beberapa Dewa Agama Shinto Jepang

Disini kita akan membahas tentang 2 dewa yang cukup terkenal dalam mitologi shinto. sebelumnya telah ada bijuu yang juga salah satu mitologi terkenal di jepang, tentang perperangan 9 dewa. sekarang kita akan membahas tentang Raijin dan Fuujin.

1. Raijin


          Raijin adalah sebutan untuk dewa petir dalam agama shinto. dari kata rai yang berarti petir atau cahaya. dia memiliki wajah yang menyeramkan seperti iblis, karena memang sebelumnya dia adalah iblis. dia memiliki penampilan berotot dengan tangan membawa pemukul genderang (stick??) . dan di belakang punggungnya ada beberapa genderang/drum dengan lambang tomoe di punggungnya (tomoe itu lambang seperti pusaran mata pada klan uchiha).

         Kemampuannya yaitu dengan memukul drum tadi dia bisa memanggil petir dari langit. Raijin di sebutkan suka memakan pusar (ari ari) dari bayi atau anak anak yang masih kecil. karena itu saat terdengar petir bergemuruh para orang tua akan menyuruh anak mereka untuk menutupi pusar mereka.

ini salah satu lukisan dari raijin



2. Fuujin

          Fuujin atau dewa angin dalam agama shinto. dari kata fuu atau kaze yang berarti angin. dia adalah salah satu dewa tertua yang ada dalam ajaran shinto. yang memiliki penampilan mengerikan seperti iblis dengan kulit berwarna hitam. menggunakan kulit leopard sebagai pakaiannya, dan membawa kantung angin yang ia gendong sebagai senjata nya. hampir sama kayak nenek angin di sun go kong ya? haha..

Diceritakan bahwa Fujin muncul dalam pembuatan dunia dan Fujin yang pertama kali melepaskan angin dari "kantung angin"nya ke dunia dan menghapus embun pagi dan memenuhinya diantara surga dan bumi hingga matahari terbit..





dan lagi ternyata banyak anime yang mengusung cerita tentang dua dewa ini

seperti



                                             Cerita anime naruto sasuke sebagai raijin dan naruto fuujin


Sumber : http://fahrizal182.blogspot.com/2010/08/beberapa-dewa-agama-shinto-jepang.html#ixzz2V8NcGkhP

Minggu, 02 Juni 2013

Pohon Suci Agama Shinto




Di agama Shinto di Jepang, alam merupakan sesuatu yang disucikan. Untuk dapat berhubungan dengan alam artinya dapat berdekatan dengan Tuhan. Objek alam dipuja sebagai roh suci (disebut kami). Terutama pohon Sakaki atau memiliki bahasa latin Cleyera japonica ini.

Pohon sakaki adalah pohon rimbun dengan daun hijau yang ditemukan di dalam mitologi, literatur dan ritual sakral di Jepang.


Saat musim semi, pohon Sakaki mengeluarkan wewangian dengan bunga putih yang berguguran diikuti dengan munculnya buah berbentuk kecil merah tua. Pohon ini tumbuh di bagian bersuhu hangat di Jepang, Korea maupun Cina.


Kojiki (kitab kuno) adalah catatan yang sangat bernilai bagi agama Shinto dan diperkirakan berasal dari abad ke-8.


Berdasarkan tulisan dan referensi lain dari mitologi Jepang, pohon Sakaki memiliki peran yang signifikan di kisah penciptaan Jepang. Pada jaman dahulu hidup pasangan suci bernama Izanagi dan Isanami yang membuat pulau Jepang dan anak-anak mereka menjadi dewa-dewa di berbagai klan orang Jepang.


Anak perempuan mereka, Amaterasu (Dewi yang bersinar nan agung) lahir dari mata kiri sang ayah yang akhirnya menjadi Dewi Matahari. Dari dewi inilah para keluarga kekaisaran Jepang mengakui mereka berasal.


Saudara laki-lakinya Susanoo, dewa badai diberi tugas untuk memimpin lautan, namun sebelum pergi Susanoo menghancurkan sawah-sawah dan menyebabkan tempat tinggal Amaterasu porak poranda.


Karena merasa kesal dan marah, Amaterasu akhirnya pergi ke suatu goa dan menutup diri. Hal ini menyebabkan dunia menjadi gelap gulita.


Untuk memancing Amaterasu keluar dari persembunyiannya, para dewa akhirnya membawa pohon Sakaki bercabang 500 dari Gunung Kaga di surga untuk diletakkan di depan pintu goa yang ditinggali Amaterasu.


Di bagian atas cabang pohon Sakaki dipasang 500 permata, dibagian tengah diletakkan cermin dengan tinggi delapan kaki dan di bagian bawah pohon di letakkan berbagai persembahan.


Para dewa kemudian membuat kegaduhan dan bersenang-senang di luar goa. Amaterasu merasa penasaran mengapa para dewa masih bisa bersuka cita padahal dunia sedang gelap gulita.


Dari luar para dewa mengatakan bahwa di sana terdapat dewi yang lebih bersinar dari diri Amaterasu. Merasa sangat penasaran dengan pesaingnya Amaterasu pun keluar dan melihat pantulan dirinya dari cermin yang terpasang di pohon sakaki.


Sebelum menyadari dirinya dijebak, para dewa melempar shimenawa atau tali suci dari jerami sebelum pintu goa tertutup. Akhirnya dunia pun kembali terang dan kehidupan terus berlanjut.


Amaterasu dipuja di Kuil Besae Ise yang merupakan kuil utama di Jepang. Dewi ini dimanifestasikan dalam cermin yang merupakan salah satu dari tiga harta kekaisaran Jepang.


Sakaki sendiri di letakkan di shinno-mihashira atau tempat pusat suci yang bertempat di atas dan dikelilingi oleh bangunan kuil yang terbuat dari kayu. Biasanya pohon sakaki dipasangi cermin-cermin di kuil Shinto lainnya.


Pohon sakaki kerap kali dijadikan kiasan dalam berbagai literatur dan karya-karya seni di Jepang. Sakaki juga disebut dalam penggalan tulisan kuno keagamaan yang menyebutkan bahwa pohon ini mewakili kesetiaan dan kestabilan selain itu juga mengekspresikan keberadaan yang abadi dan kekuatan dewi di kuil tersebut.


Berbagai upacara keagaaman Shinto menggunakan pohon Sakaki dalam ritualnya. Dalam upacara pita suci yang disebut gohei, menggantung tali jerami suci atau ranting dari pohon suci sakaki digunakan untuk memanggil keberadaan roh suci.

http://sakura.tsugaru.com/izumo/image/gohei-b.jpg

Gohei juga dikenal dengan sebutan Oho-nusa atau persembahan suci dan tetap digunakan dalam berbagai upacara keagamaan penting di Jepang.

Oho-nusa memakai dua tongkat yang dikaitkan berdampingan dan disambung dengan jerami dan beberapa potongan kertas. Satu tongkat tersebut dibuat dari kayu pohon sakaki dan yang lainnya dari bambu.

Selain itu, simbol pemujaan di wilayah Izumo yang melibatkan daun sakaki diikatkan di atas spanduk-spanduk doa yang disebut nobori. Di kuil Izumo terdapat banyak nobori yang menghiasi wilayah kuil dengan warnanya yang putih.

Ritual Jasad Agama Zoroaster

 
Posted by de
7 months ago
 

Zoroastrianisme adalah sebuah agama dan ajaran filosofi yang didasari oleh ajaran Zarathustra yang dalam bahasa Yunani disebut Zoroaster. Zoroastrianisme dahulu kala adalah sebuah agama yang berasal dari daerah Persia Kuno atau kini dikenal dengan Iran. Di Iran, Zoroastrianisme dikenal dengan sebutan Mazdayasna yaitu kepercayaan yang menyembah kepada Ahura Mazda atau "Tuhan yang bijaksana". begitu cuplikan wikipedia
Saya yakin anda akan terperangah jika baru pertama kali melihat foto-foto ini, ratusan mayat di biarkan membusuk di dalam sebuah bangunan berbentuk lingkaran dan di biarkan di makan oleh burung pemakan bangkai. Dalam pemikiran anda sahabat anehdidunia.com mungkin akan muncul sebuah pertanyaan disisi dunia mana terdapat kengerian seperti itu? Betulkah itu semua adalah perilaku manusia?. Bagi kita ini adalah sebuah kejahatan yang luar biasa terhadap jasad-jasad manusia, namun ternyata ada agama yang menganggap ini adalah sebuah pemulyaan terhadap manusia yang sudah meninggal. Demikianlah keyakinan agama Zoroaster yang menganggap api adalah Tuhan mereka.
 

Memang begitulah, dengan kacamata budaya dan agama yang berbeda sering kita temukan hal-hal yang kontradiktif terhadap apa yang kita yakini. Kadang suatu hal di anggap mulia namun menurut kita justru hal tersebut adalah gila..!!!

Tempat pemulyaan mayat tersebut dinamakan “The Tower Of Silence” atau juga di sebut sebagai “Kuil Api”. 
Agama Zoroaster meyakini bahwa tubuh manusia adalah tidak suci sehingga menurut mereka jasad manusia tidak boleh mengotori bumi dan api, atas dasar alasan tersebut jasad manusia tidak boleh di kubur atau di kremasi. Oleh sebab itu sahabat anehdidunia.com orang yang telah meninggal jenazahnya akan di bawa ke kuil Towers of Silence agar di makan oleh burung pemakan bangkai, burung Nasar. Setelah daging telah dimakan habis oleh burung Nasar dan tinggal tersisa tulang maka tulang tersebut akan di buang ke tengah bangunan.

Perbaikan Makalah Agama Sikh

Agama Sikh
Makalahinidisusununtukmemenuhitugaspada Mata Kuliah
“Agama-agama Minor”

DosenPembimbing :Hj.SitiNadroh, M.Ag




DisusunOleh :


Novi Handayani
1110032100028






Description: D:\Picture\Logo\logo uin jakarta.jpg

JURUSAN PERBANDINGAN AGAMA VI/A
USHULUDDIN DAN FILSAFAT
UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2013



Agama Sikh
Agama Sikh itu bermakna: para Murid. Agama Sikh bermakna Agama para Murid. Dimaksudkan ialah para Murid dari pembangun agama Sikh itu. Oleh karena sang Guru itu pada masa belakangan dikultuskan sebagai penjelmaan Tuhan di bumi maka pengertian para Murid itu dimaknakan dengan Murid Tuhan[1]
AJARAN AGAMA SIKH
            Tatkala Nanak berusia 30 tahun, ia mengatakan pada istrinya. Juga orangtuanya, bahwa ia teah menjadi guru. Istrinya bertanya apakah guru itu? Nanak menjawab: “guru adalah seseorang yang mengajarkan kepercayaan baru” apakah kepercayaan baru itu?, tanya ayahnya. Nanak menjawab: “tidak adahindu tidak ada muslim “ inilah kemudian yang di katakan sebagi ajaran besaragama Sikh.Pada pertama kali Nanak mengajarkan ajaran tersebut, majikanya Nawab Daulad Khan Lodhi,juga mendengarnya, dan bertanya mengapa “mengapa Nanak berpendapat tidak ada Muslim? “ Nanak menjawab: “Nwab Sahib, adalah sangat sulit menjadi seorang muslim. “ seterusnya ia berkata :“Orang yang kokoh kuat memang keyakinanya berhak di sebut seornag muslim, amalan-amalanya harussesuai dengan keyakinanya terhadap keteladanan Nabi Muhammad ia harus membersihkan diri dari kesombongan  dan kerakusan tidak lagi tergoda oleh dua macam kepentingan kehidupan dan kematian menyerahkan diri kepada kehendak Tuhan mengenal dia sebagai yang Maha Kuasa bebas daritekanan diri pribadi mengasihi segala sesuatu demikian itulah seseorang yang boleh menamakan dirinya sebagai seorang Muslim ”
Guru Nanak pribadi adalah seorang yang benar-benar hidup konsekuen dengan ucapanya itu. Ia mengajarkan keesaan Tuhan. Ia yakin seyakin-yakinnya bahwa Tuhan itu adalah maha esa, kekal abadi, berdiri sendiri dan tanpa rupa. Tuhan yang di ajarkan Nanak bukan suatu ide yang hayal atau abstrak bukan sesuatu kekuatan moral yang brsifat impersonal karena menurut Nanak. Tuhan adalah wujud yang personal, Maha Pencipta,  Maha Pengasih dan Penyayang[2]
Nanak menolak ajaran tentang Dewa-dewa yang diajarkan agama hindu menurut dia hanaya Tuhan yang Maha Esa yang Maha Benar sajalah yang wajib di sembah. Ajaran Nanak tentang keesaan Tuhan ini jelas dapat di baca dalam Mulmantra dari Japji, baris baris pertama dalam bagian-bagian pertama dalam kitab suci Adhi Granth. Di situ termuat ucapan-ucapan Nanak yang antara lain berarti :“hanya ada satu Tuhan yang namaNYA adalah kebenaran, pencipta, terpelihara dari kekuatan dan musuh tidak dilahirkan, kekal, berdiri sendiri, maha besar, melimpah. Yang Maha Esa itulah yang awal dan yang akhir,  yang maha Esa itulah yang akan datang
Nanak sama sekali menolak setiap bentuk kompromi dalam ajaran tentang keesaan tuhan ia dengan tegas menolak ajaran tentang Trinitas, dan menyatakan bahwa pembagian tuhan menjadi tiga pribadi adalah bertentangan dengan keesaan Tuhan dalam hal ini Nanak berpendapat bahwa “adalah anaggapan yang biasa bahwa dewi ibu secara misterius melahirkan ajaran Trinitas atau Tritunggal, yaitu tuhan pencipta Tuhan memelihara dan Tuhan pemusnah. Akan tetapi pada hakekatnya itulah Tuhan, yang mengatur alam semesta berdasarkan kehendaknya dan buakan yang lain yang paling menakjubkan manusia adalah bahwa Tuhan itu melihat Merekan dan mereka tidak melihan NYA, semua tergantung kepadaNYA, wujud pertama yang maha suci yang tidak berawaldan tidak mati danselamanya tetap sama”Guru Nanak juga menyangkal ajaran ketuhanan yang bercorak monistik (advaita vedantism) dari Hinduisme. Menurut ajaran agama ini alam semesta adalah maya atau khayal, realitas sejati hanay satu yaitu Tuhan begitu juga Nanak tidak mau menerima ajaran dualistik yang di ajarkan oleh hinduisme yang di kenal juga dengan  Shankhya-yoga. Menurut ajaran ini alam dan tuhan tidak di ciptakan dan sama-sama kekal, sama dengan umat Islam Nanak percaya bahwa alam semesta itu adalah nyata namun di ciptakan dan tidak kekal. Alam ini nyata klarena merupakan bukti dan kehendak dan hukum tuhan. Semua benda menjadi wujud, sementara karya dari kehendak itu tidak bisa di uraikan. hanya dengankehendak-NYA semua wujud mengembangkan hayat dalam diri masing-masing, dan kemudian semua wujud akan bertambah mulia karenakemuliaan yang menciptakanya.
            Guru Nanak menyeru orang agar mengikuti jalan menuju tuhan. Keselamatan, menurut dia, hanya teruntuk bagi siapa yang menundukkan kemauanya di bawah kehendak Tuhan. Siapa yang berfikir dan berbuat sesuai  denagn keinginan tuhan, ia akan selamat. Dalam hal ini Nanak berkata “ jalan kepatuhan akhirnya menyampaikan orang ke pintukeselamatan pertama orang itu harus menjadipelopor hidup rohaniah bagi keluarganya kemudian menjadi seorang guru yang menyelamatkan dirinya sendiri ia juga menyelamatkan pengikut-pengikutnay Nanak orang yang mematuhi sabda itu tidak akan tersesat dalammenempuh jalan dari pintu ke pintu itu karena sabda itu adalah sanggatbersih dan terang. O, jika seseorang tahu bagaimana mematuhinya dengan seluruh hati dan jiwanya”[3]
Dasasila Ajaran Guru Nanak:
  1. Engkau harus percaya pada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Engkau harus menghormati manusia sesamamu, baik laki-laki maupun wanita, dengan respek yang sejajar.
  3. Engkau harus mempunyai rasa peri-kemanusiaan yang luas dan mendalam.
  4. Engkau harus memajukan watak pribadimu dengan perbuatan kebajikan yang mulia dan luhur.
  5. Engkau harus selalu ingat kepada Tuhan.
  6. Engkau tidak boleh buta akan kepercayaan.
  7. Engkau harus menolak perbedaan kasta.
  8. Engkau tidak boleh berjanji dengan mempergunakan bentuk dan adat istiadat agama.
  9. Engkau tidak boleh menyangkal kenyataan dunia ini.
  10. Engkau tidak boleh percaya dengan peraturan seorang pemimpin rohani akan penyelamatan dirimu atas hukuman Tuhan[4]
10 Guru Agama Sikh dan Ajaran-ajarannya
Sampai dewasa ini, pengikut agama Sikh mempercayai dan mengikuti sepuluh orang guru yang sangat besar peranannya dalam sejarah agama Sikh. Mereka terdiri dari Guru Nanak, sebagai pelopor dan Guru Agung yang suci itu, beserta Sembilan orang guru penggantinya secara berturut-turut. Kesembilan orang guru tersebut masing-masing berkuasa penuh selama masa jabatannya untuk mengendalikan kemana agama dan umat Sikh akan dibawa. Berikut adalah urutan masing-masing guru yang sepuluh itu beserta peranan masing-masing dalam perjalanan sejarah agama Sikh.
Ø  Guru Nanak
Riwayat hidupnya sudah di uraikan
Ø  Guru Angarh (1539-1552)
Ia menjadi guru karena sudah ditunjuk langsung oleh guru nanak sebagai pengantinya, saat sebelum Nanak meningal dunia, ia merupakan seorang pengikut Nanak yang tekun, hidup sederhana sebagaimana Nanak. Dengan kebijaksanaannya ia berhasil mencegah terjadinya perpecahan antara para pengikutnya dengan mereka yang mengikuti putra guru nanak, Sri Chand yang menuntut bahwa ialah yang lebih berhak mengantikan bapaknya, sumbangan terbesar Guru Angarh yang terbesar dalam Agama Sikh adalah mempelopori penyusunan Naskah punjabi, Gurmukhi dan memasukan kedalamnya syair-syair serta fatwa-fatwa guru Nanak, naskah-naskah ini  merupakan embrio kitab suci agama sikh yang akhirnya berkembang menjadi Adhi Grath
Ø  Amar Das (1552-1574)
Peranan pertamanya adalah mengorganisir orang-orang Sikh menjadi dua sangat atau jamaah yang mendirikan lembaga yang di kenal dengan guru ka langar atau dapur umum tempat semua orang dari seluruh kasta dapat dengan bebas mengambil makanan bersama-sama Amar Das di angap guru yang berusaha keras mengadakan perubahan sosial atau pembaharu sosial yang besar, amar das juga melarang umat hindu melakukan pemujaanterhadap sakti, membakar janda yang di tingal mati suaminya.
Ø  Ram Das (1574-1581)
Guru ini memulaipengalihan danau besar yang di sebut amitshar, juga merencanakan konstruksi kuil emas di tengah-tengah danau tersebut lokasi danautersebut di sediakan di tengah-tengah sultan akbar dan peletakan batu pertama pembangunan kuil tersebut di lakukan olehsufi besar, Hazrat Mian Meer daei Lahore. Ram Das mulaimelakukan teradisi mengumpulkan sumbangan tetap semacam jakat dari para pengikutnya. Sumbangan ini di maksudkanya untuk mengatur masyarakat Sikh yang semakin nyata wujudnya, dia mulai mengangkat pejabat-pejabat yang di sebut masand untuk memimpin upacara agama dan mengumpulkan sumbangan tersebut. Ram Das adalah gurupertama yang menunjuk putra sebagai penganti. Dengan demikian ia telah merubah tradisi guru-guru sebelumnya dan membuat jabatan guru itu menjadi jabatan yang di wariskan kepada anak.
Ø  Arjun (1581-1606)
Ia merampungakan pembangunan kuil Amritshar, menyempurnakan penyusunan kitab suci agama Sikh, Adi Grath , ia mengorganisir orang-orang Sikh menjadi satu masyarakat yang berdiri sendiri terpisah dari lainnya, dengan kitab suci sendiri yang ditulis berdasarkan naskah-naskah mereka sendiri, dengan danau suci dan rumah ibadah sendiri pula. Guru Arjun dianggap sebagai Sachcha Padshah (kaisar yang benar) oleh para pengikutnya. Arjun telah mengadakan inovasi terhadap agama Sikh, seperti menciptakan pakaian pimpinan kebaktian, memperluas ajaran-ajaran agama Sikh berdasarkan ijtihadnya sendiri, dan menata masyarakat Sikh ke arah suatu masyarakat yang bakal menjadi satu kerajaan yang dicita-citakannya. Arjun adalah guru pertama yang mengambil peranan aktif dalam kehidupan politik sehingga terlibat dalam konflik dengan kaisar Jehangir
Ø  Guru Har Gobind (1606-1645).
Karena golongan Sikh sudah terlibat dalam pertentangan-pertentangan politik secara terbuka dan langsung sejak masa Guru Arjun, maka Har Gobind mulai berpikir tentang keamanan dan keselamatan dirinya. Untuk itu, ia mengangkat pengawal-pengawal pribadi dan memerintahkan para pengikutnya untuk memasuki dinas ketentaraan. Di kuil-kuil Sikh nyanyian-nyanyian suci yang penuh kedamaian digantinya dengan mendengarkan lagu-lagu perjuangan. Selain itu, kursus-kursus keagamaan diganti pula dengan pelajaran tentang rencana-rencana penaklukan atau strategi militer. Dibawah kepemimpinannya, kaum Sikh berusaha menggempur pasukan-pasukan kerajaan kaisar Shah Jehan.
Ø  Guru Har Rai (1645-1661).
Ia adalah cucu Har Gobind. Ia berusaha keras meningkatkan semangat kemiliteran kaum Sikh. Untuk itu, ia menjalin kerjasama dengan Dara Shikoh, seorang moderat, putra Shah Jehan. Har Rai pernah membantu Shikoh dalam peperangannya melawan Aurangzeb sampai mencapai kemenangan.
Ø  Guru Hari Krishen (1661-1664).
Guru Har Rai tidak menunjuk putranya yang tertua, Ram Rai, menjadi penggantinya, melainkan Hari Krishen, putranya yang kedua. Hal ini disebabkan karena putra tertuanya itu menjalin hubungan dengan musuhnya, Aurangzeb, seperti yang telah disebutkan diatas. Hari Krishen sendiri waktu itu masih kecil. Oleh karena itu, pengangkatannya adalah sebagai simbol belaka, karena ia meninggal saat usia Sembilan tahun. Ram Rai tidak mau patuh dan tidak menerima adiknya sebagai guru. Ia memisahkan diri dan mendirikan sekte sendiri bersama para pengikutnya. Mulai saat itu gejala perpecahan di kalangan kaum Sikh semakin terlihat.
Ø  Guru Tegh Bahadur (1664-1675).
Pada saat Hari Krishen meninggal dunia, beberapa orang utama di lingkungan kaum Sikh tampil menuntut agar diangkat menjadi guru penggantinya. Pilihan akhirnya jatuh pada Tegh Bahadur. Ram Rai, saingan terdekatnya, semakin kecewa karena merasa bahwa yang paling berhak menjadi guru menggantikan adiknya adalah dirinya sendiri. Kekecewaannya itu membuatnya semakin memisahkan diri dari kaum Sikh pada umumnya, dan menjadikan dirinya sebagai musuh utama Tegh Bahadur. Namun, Tegh Bahadur ternyata orang yang kuat dan berhasil menjadikan dirinya sebagai seorang panglima perang yang pertama bagi kaum Sikh yang telah berhasil memperluas pengaruh agama Sikh sampai ke wilayah-wilayah India bagian selatan, bahkan sampai ke Ceylon.
Ø  Guru Govind Singh (1675-1708).
Selain Guru Har Gobind yang sempat menjadi guru selama kurang lebih 39 tahun, maka Guru Govind Singh adalah guru kedua yang paling lama menjabat sebagai guru, yaitu 33 tahun. Ia adalah putra Tegh Bahadur. Selama dua puluh tahun ia berhasil menahan diri dari dendam terhadap orang yang membunuh ayahnya. Waktu selama itu ia pergunakan untuk mengkonsolidasi diri dan kekuatan. Ia menyusun rencana untuk menjadikan dirinya sebagai jagoan Hindu melawan penguasa Mughal[5]
Ajaran-Ajaran Guru Nanak
Tentang Tuhan Yang Maha Esa
Dalam ajarannya mengenai Tuhan Yang Maha Esa, Guru nanak selalu menegaskan bahwa Tuhan adalah Tunggal, Yang Maha Esa. Ia tiada termanifestasikan dan juga termanifestasikan dalam segala hal, tiada terbatas. Maka itu Guru Nanak mengajarkan bahwa, kalau orang ingin kebahagiaan dan menemui Tuhannya, carilah Ia dalam jiwa. Menurut Guru Nanak, Tuhan adalah Pencipta tetapi juga Pemusnah. Ia adalah Pemberi tetapi juga Ia adalah Peminta kembali.  Tiadalah terbatas kebajikan, rahmat, inspirasi, jangkauan, penglihatan, dan cipta tuhan. Dan tiadalah ada bandingannya kemurahan, penerimaan, pengampunan, dan perintahnya. Demikian kata Guru Nanak tentang Tuhan Yang Maha Esa ini seperti dilukiskan dalam syair-syair yang berikut:
1.      Tuhan itu tunggal
Ia adalah pencipta segala
2.      Ia tanpa rasa takut apapun
Ia tiada mempunyai musuh
Dan Ia tidak mengenal mati
Ia bebas dari inkarnasi
3.      Siapa pun yang mengetahui misteri yang dinyatakan
Oleh Yang Maha banyak, ia akan bersatu dengan Dia
“Dengan membuat KemauanNya jadi kemauanmu
Engkau akan mencapai Dia
4.      Dalam duka dan suka, seluruh dunia terbelenggu
Semua perbuatan mereka diarahkan pada pernyataan aku
Tanpa kata takhayul tidak dapat dihentikan
Dan ego tak dapat dienyahkan
5.      Orang harus ketahui
Semuanya adalah manifestasi dari kemauanNya
Tetapi kemauanNya tak dapat dilukiskan
Dengan kemauanNya semua cepat bernyawa
6.      Ada yang memujaNya sebagai sesuatu
Yang sekaligus dekat dan jauh sekali
Tiada akhir dalam menggambarkanNya
Tiada terbilang banyaknya
Yang mencoba untuk menggambarkanNya
Namun Ia tetap tak tergambarkan
7.      Tuhan tidak mungkin dapat dibentuk
Ataupun diciptakan Yang Tiada Berbentuk
Adalah tiada batas
Dan sempurna dalam diriNya
8.      Tiada terbataslah kebajikanNya
Tiada terbataslah kata untuk memujaNya
Tiada terbataslah kerjanya
Dan tiada terbataslah jumlah rahmatNya
Tiada terbataslah tatapNya
Dan tiada terbataslah inspirasiNya
Tiada terbatas dan di luar jangkauan
Pengertian maksud tujuanNya
9.      Banyak yang menyalah-gunakan pemberianNya
Yang mencaci-makiNya
Banyak yang pandir hanya makan dan menikmati
Tetapi tidak memikirkan anugerahNya
Dan banyak yang sangat menderita
Kelaparan, kemelaratan dan kesengsaraan
Yang juga merupakan pemberianNya
10.  Dengan jalan menaatiNya, Wahai Nanak
Manusia bukannya mengembara untuk sedekah
Dengan sucinya Nama Ilahi
Barang siapa yang menaatiNya akan merasakan
kebahagiaanNya dalam nurani
Tentang Sabda Adalah Kata Tuhan
Menurut Guru Nanak, Sabda adalah Kata Tuhan. Karena itu Guru Nanak menganjurkan agar tiap orang dapat menyatukan dirinya dengan Sabda untuk mengerti misteri hidup di dunia kini dan di dunia kelak. Dan apabila orang telah menyatukan dirinya dengan Sabda tersebut maka ia harus melaksanakan Sabda itu dan dengan melaksanakan Sabda itu orang dapat menentun orang lain, kesadarannya terangkat menuju kemanusiaan universil, terbebas dari duka dan derita dan lepas dari roda inkarnasi, menuju kelepasan dan kedamaian abadi.  Sabda dalam arti kata yang sebenarnya adalah Kata Tuhan. Dan Sabda mengungkapkan dirinya dalam seluruh cipta Tuhan, bergetar tiada terbatas, ke setiap penjuru,juga ke setiap hati sanubari manusia. Sumber bahagia dan damai dapat dijumpai dimana-mana melalui Sabda dan dengan Sabda, Tuhan menampakkan diriNya.
1.      Dengan jalan menyatukan diri dengan Sabda
Orang dapat mencapai status Sidha
Memiliki kekuatan suci
Seorang Pir, seorang Sura atau Natha
2.      Dengan menyatukan diri dengan Sabda
Orang dapat menghindarkan diri dari kematian
Tanpa sedikit pun terluka
Melalui pintu-pintu kematian
3.      Wahai Nanak, penganutNya
Hidup dalam ketentraman abadi
Sebab Sabda itu telah menghapuskan
Semua dosa dan duka
4.      Dengan menyatukan diri dengan Sabda
Orang menjadi tempat semua kebajikan
Orang menjadi seorang Sheik
Dan seorang raja spirituil sejati
5.      Dharma atau Sabda bagaikan banteng
Dengan harmonis menopang penciptaan
Barang siapa menyadari ini
Pastilah mengetahui kebenaran
6.      Sabda adalah Guru dan Guru adalah Sabda
Sebab semua amrita menghiasi Sabda
Direstuilah Sabda yang menyebut nama Tuhan
Tetapi hanya sedikit yang mengetahui Sabda
7.      Sabda adalah ether dan bumi
Keduanya mempunyai bentuk melalui Sabda
Sabda mengungkapkan dirinya dalam aspek lain
Juga seluruh cipta muncul dari Sabda
Wahai Nanak, Sabda tiada terbatas
Bergetar di tiap hati sanubari manusia
8.      Barangsiapa yang melaksanakan Sabda
Dapat menemukan rumahnya yang sejati
Maka aku Nanak akan mengabdi
Kepadanya dengan patuh hati
9.      Dalam suka dan duka
Seluruh dunia ini bersatu padu
Semua perpaduan dikendalikan ego
Tanpa Sabda tahyul dan ego tak bisa dilenyapkan

Tentang Guru sebagai Penuntun Hidup Abadi
 Dengan tuntunan seorang Guru yang arif-bijaksana, yang suci dan yang agung, pengabdian kepada Tuhan dapat diarahkan dengan tepat dan mencapai tujuan, sebab Guru itu akan memperlihatkan tempat yang sebenarnya, akan membuka misteri alam semesta ini dan membawa kebahagiaan dan ketentraman ke dalam hati setiap penganut. 
Guru sejati akan membawa orang ke seberang ke pantai samudera kedamaian, akan membuat Sabda bergetar dalam sanubari manusia, melagukan nyanyi suci, akan mengantar ilham kerinduan akan Tuhan, akan membuka mata hati untuk melihat visi Tuhan.  Guru adalah index pikiran Tuhan, lautan ketenangan yang dalam dan luas dan penghapus dosa.
1.      Setiap orang mengucapkan nama Tuhan
 Tapi hanya mengucapkan orang tidak menyadariNya
2.       Memang berkat bantuan Guru
Tuhan bertakhta dalam jiwa
Dengan begitu memetik buahnya
3.      Cahaya menyinari semua hati nurani
Berkat kearifan Guru, CahayaMu menyala
Dan yang menyenangkan Engkau
 Menjadi pujaanMu selalu
4.      Mengabdilah kepada Guru sejati
Dengan penuh kasih dan pengabdian menunggal
Ketahuilah bahwa guru sejati
Adalah suci di atas segala suci
Memenuhi semua keinginan dan engkau akan
Menimbun  rakhmat buah segala rindu hatimu
5.      Nama Tuhan  adalah samudera kedamaian
Melalui Guru samudera itu dicapai
Tinggallah padaNya dari hari-keseharian
Hingga tanpa visi kau bersatu dengan namaNya
6.      Barangsiapa menganggap dirinya guru
Hidup atas kemurahan orang lain
Janganlah sekali menundukkan kepala padanya
Ia yang mencari hidup dengan keringet keningnya
Dan membaginya dengan orang lain
Oh Nanak, hanya dia tahu jalannya
7.      Guru menyerupai Tuhan dalam kekuatan
Sebagai pencipta, pelindung dan pemusnah
Guru mampu menghukum yang jahat
Dan melindungi yang bijaksana dan miskin
8.      Guru sejati adalah lautan keterangan
Dalam dan luas, penghapus dosa
Ia yang mengabdi kepada guru
Baginya tiada hukuman dari Batara Yama
Tiada seorang pun bisa menyamai Guru
Aku telah menjelajahi seluruh jagat
Berkata Nanak : “Guru sejati telah memberiku
Harta dari Sabda dan jiwaku penuh dengan sukacita’’

Tentang Praktek-Praktek Spirituil
Bagi Guru Nanak, hidup spirituil adalah melaksanakan praktek-praktek spirituil dengan  tunduk kepada Sabda Tuhan melalui petuah-petuah dan ajaran-ajaran Guru. Mendengarkan Sabda, menurut Guru Nanak, adalah mempraktekan Sabda itu. Dan mempraktekkan Sabda itu berarti melaksanakan tugas hidup di dunia ini bagi kebajikan dan kebenaran. Tuhan adalah Penuntun yang memimpin kita lewat SabdaNya (Satnam), lewat kongregasi para pendita (Satsangat) dan lewat Guru sejati (SatGuru). Dan melaksanakan tuntunan Tuhan ini adalah melaksanakan praktek spirituil. Praktek spirituil berarti menumbuhkan persaudaraan universil, mendalami pengetahuan  dan buku suci, mengampuni orang yang bertobat, melaksanakan Kirtan, mempraktekkan perbuatan-perbuatan suci, sabar,sederhana, rela memberi, penuh kash sayang, berkata benar, melawan nafsu jahat, bekerja keras, berbuat kebajikan selalu, membela kebenaran. Bagi Guru Nanak, penyiksaan diri sebagai praktek spirituil atau bertapa yng membabi-buta atau menggunakan jubah agama berlebihan atau berbuat amal dan ibadah secara formil belaka, adalah hipokrit yang tida sesuai dengan Sabda Tuhan.
1.      Renungkan bentuk Dia yang Menuntun
Terimalah katanya sebagai kebenaran ajaran suci
Buatlah tapak-kakiNya bergema di saat jantungmu terhenti
Ia Yang Tak Terbatas, tundukkanlah dirimu kepadaNya
2.      Kenanglah kaki Penuntun dalam kalbumu
Dengan selalu mengenangkanNya,
Engkau kan dapat menyeberangi samudera mayapada
3.      Jadikanlah kelepasan hasil jerih payahmu
Dan berusahalah bagi yang suci
Dan hormat pada Dia Yang Lebih Tinggi
Jadikan pundi-pundimu
Dan jadikan meditasi Konstan padaNya
4.      Tuhan tidak akan senang
Pada tapa yang membabi-buta
Pun tidak dengan banyak baju agama
Dia yang membentuk wadah jasmani ini
Dan menuangkan ke dalamnya hadiahNya
Berupa santapan nikmat hanya akan merasa puas
Dengan kasih dan pengabdaian manusia
5.      Bersihkanlah nafsu jahatmu
Dan biarkanlah jiwamu memuja Tuhan
Dan bila kau lepas dari dosa
Dan mempraktekkan renungan dan pengekangan diri
Bunga teratai dan madu
Akan menetes ke dalam rogga dadamu
6.      Kerendahan hati adalah kata
Kesebaran adalah kebajikan
Dan kesopanan adalah pesona
Yang tidak ternilai harganya
Jadikanlah ketiga ini jubahmu
7.      Dengan mengunjungi tempat suci
Mempraktekkan kesederhanaan, melaksanakan
Rasa iba dan amal secara formil
Orang memperoleh sedikit sekali penghormatan
Itupun kalau memang ada
Hanya dengan mendengar dan membaca
Dan merenungkan apa yang kau ketahui
Setelah mendengar dan membaca
Dan dengan mengembangkan sikap pengabdian
Dari pikiranmu engkau dapat kualifikasikan dirimu
Bersiram sepuas hatimu dikuil yang paling kudus[6]


            Ajaran Nanak Tentang Manusia
            Guru Nanak mengajarkan bahwa seluruh umat manusia adalah satu. Orang di muliakan bukan karena ia angota kasta ini atau itu, kepercayaan ini atau itu, melainkan karena ia adalah”manusia”oleh karena itu nanak juga sangat menentang ajaran tentang kasta, lebih-lebih tentang adanya manusia najis yang haram di sentuh.
Nanak meletakan dasar bagi pengangkatan martabat manusia dikalangan msayarakat hindu buakan atas dasar kasta, upacara upacara singkat seerti mantra-mantra, keajaiban-keajaiban, misteri-misteri akan tetapi atas dasar kodrat dan kecenderungan manusia itu sendiri.”Tidak ada gunanya itu kasta dan kelahiran pergilah dan tanyakan kepada mereka yang mengetahui kebenaran. Derajat seseorang di tentukan oleh amal kebajikannya”demikian katanya jalan manusia untuk menyembah Tuhan, Menurut Nanak adalah menyampaikan rahmat karunia-Nya dan merenungkan nama-Nya.
Mengenai cinta manusia kepada Tuhan Nanak menyatakan “ kalau orang cinta kepada Tuhan, perdengarkanlah lagu kecintaan tuhan. Kalau orang cinta kepada tuhan sebutlah namanya selalu dan ingatlah akan kesucian-Nyacinta kepada tuhan harus ibarat baungga berantai mencintai air, seperti burung pungguk merindukan bulan, seperti suami mencintai istri, seperti istri mencintai suami, kalau kamu menyebut nama-Nya kamu kan hidup kalaukamu melupakan Dia kamu mati, lapangkan hati mu kepada-Nya masuk dan bersatu dengan-Nya. Tenggelamkan dirimudalam pelukan-Nya dan nikmatilah kehangatan pelukan Tuhan. Nanak sangat mementingkan segi moral manusia, menurut dia. Manusia harus hidup dengan mengutamakan kesempurnaan moral karena kesempurnaan manusia terletak pada tinggi rendahnya moral itu. Dalam memeberikan nasehat untuk pembinaan moral manusia[7]

Ajaran Nanak Tentang Alam
            Nanak mengajarkan bahwa alam semesta ini adalah ciptaan Tuhan, dan tidak abadi. Yang kekal dan abadi hanya Tuhan, karena Tuhan adalah relitas mutlak. Nanak juga manusia lain adalah mahluk tuhan. Tuhan adalah yang Maha Kuasa yang menguasai segala-galanya bila manusia beranggapan bahwa ia bebas melakukan kehendaknya, bahwa ia tidak akan dapat menikmati kebahagiaan yang sejati. Dengan kodrat dan iradat Tuhan seluruh alam ini terjadi, dan melalui hukum tuhan alam ini menjalani kehidupanya. Tidak ada sesuatu yang berjalan di luar kehendak dan hukum Tuhan. Dengan koadrat Tuhan semuanya di kuasai oleh maut dan menuju kepada kemusnahan. Dengan kodrat Tuhan pula manusia terserap ke dalam Yang Maha Besar.
Apapun yang dikehendaki Tuhansemuanya akan terjadi tidak ada yang berada di bawah kuasa mahluk, Tuhan yang Maha Kuasa dan Tuhan Maha Tahu dan Maha Kasih Sayang. Ia kuasa menjadikan dan memusnahkan. Ia tahu apa yang sudah terjadi dan apa yang akan terjadi. Ia mengasihi siap yang tunduk dengan perintahnya dengan menganugrahkan kehormatan, dan ia akan menghukum semua yang ingkar dari ketentuan-Nya. Semua yang telah dan akan menjadi adalah menurut kehendak-Nya.
Demikaian itu garis besar guru Nanak. Ajaran-ajaran yang berasal langsung dari Nanak ini dilengkapiterus oleh guru-guru penggantinya guru Angarh mulai mencetuskan tentang tentang perlunya kaun Sikh memiliki Kitab Sudi dan rumah ibadatsediri. Ia mempelopori kedua hal tersebut. Ia juga berusaha membersihkan unsur-unsur Hindu dari dalam Sikh seperti larangan pemujaan sakti. Larangan membakar janda yang di tinggal mati suaminya di pelopori oleh Amar Das, guru ke tiga. Rum Das menetapkan ajaran tentang kewajiban menyumbangkan sebagian harta untuk menegakkan agama dan kepentingan uamt juga pengangkatkan seseorang menjadi imam atau pemimpin upacara ditetapkan olehnya. Realisasi ide adanay tempat suci di lakasanakan oleh Rum Das ini. Dia membangun kuil emas di amritsar, ayng sampai sekarang di anggap sebagai kuil yang paling suci oleh orang-orang sikh.
Guru Govind singh memperdekat Sikh dengan Hindu. Ia memasukan kembali unsur-unsur Hindu yang sebelunya telah di bersihkan dari Sikh. Berkat  jasanya, syair-syair Ramayana dan Mahabrata di padukan pembacanya bersam Adi Granth di kuli-kuil Sikh. Begitu juga ajaran-ajaran tambahan lainya, seperti penyucian atau sakramen yang mereka sebut Khandadi-Paul dan Karah Parshad. Perjamuan dan simbol-simbol kesucian. Merupakan tambahan dari guru[8]
            Peribadatan Agama Sikh
Agama Sikh tidak banyak merumuskanuapcara ibadat. Ibadat yang paling pokok adalah samadi dalam rangka mengingat tuhan untuk menyucikan rohanidari pengaruh-pengaruh yang menjauhkan manusia dari Tuhan. Di samping itu mereka mengenal sujud dan menyanyi di kuil. Tetapi semua itu inti pokoknya adalah dzikir. Menurut mereka, kewajiban tertinggi adalh menyebut Tuhan yang maha Esa secara terus menerus. Nama Tuhan yang murni itu adalah kekuatan yang akan membantu manusia sehingga harus selalu diingat dan di ucapkan hilangkan segala sesuatu dari ingatan selain nama yang murni itu, sebut nama itu berulang kali, dengan nama itu tumpakan ingatan akan nama itu, ualng dan ulangi terus menyebut nama Tuhan setiap saat sampai jiwa terserap ke dalam cahaya ketuhanan.
Nama Tuhan yang murni diwujudkan dalam bentuk jamaah yang oleh mereka di sebut dengan Khalsa Panth (jalan yang murni). Orang yang sudahmenempuh jalan ini artinya sudahmenjadi angotanya melalui sakramen atau babtis, akan memperoleh status sebagai “ orang yang suci murni” tidak semua kaum Sikh mau dan menerima upacara sakramen dan bentuk sakramen ini. Mereka menganggap bahwa baptis atau sakramen bukan ajaran Nanak. Mereka ini tetap mengutamakan samadi dan ketentraman jiwa dalam ibadat. Mereka di sebut Sahajdharis atau “orang yang hidup tentram”
Selain dari itu kaum Sikh juga menjadikan tradisi menyikat rambut dua hari sekali dan membaca serta menyanyikan syair-syair yang terdapatdalam kitab suci mereka setiap hari sebagai ibadat. Bagi mereka yang tergabung dalam golongan Khalsa Panth, berperang adalah juga ibadat. Sebab itu tidak aneh bila setiapmereka melakukan aksi-aksi kekerasan, kekerasan terakhir. Yang terdiri dari basis kaum militernya, selalu di pusatkan di kuil, termasuk kuil emas Amritsar.        
Akhirnya perlu dilihatkembali keyakinan dan kecenderungan Nanak sendiri selama dia berseruTuhan dengan berbagai ajaran yang di anut oleh masyarakat india terutama Hindu dan Islam. Ajaran-ajaran Hindu jelas semuanya di Tolak oleh Nanak,tetapi ibadat-ibadat islam juga tidak ada yang di tetapka sebagai ibadat kaum Sikh. Jalan samadi dan Dzikir yang di utamakanya untuk menyembah tuhan adalah jalan mistik yang paling populer dalam semua agama. Melalui jalan mistik semua agama  bertemu, sehingga benar kiranya bila di katakan bahwa agama Sikh yang didirikan oleh Nanak merupakan agama mistik dan sinkretia[9]
            Kitab Suci Agama Sikh
A.    Adi Granth
Kitab suci ini di sebut juga guru Granth Sahib. Dan merupakan kitab yang di susun oleh guru yang kelima Arjun, di Amritsar. Sebelumnya, guru Angarh, guru ke dua sudah berjasa mempelopori penyusunan naskah punjabi. Gumurkhi. Ke dalamnya di masukan himpunan-himpunan  syair-syair serta fatwa-fatwa Guru Nanak. Naskah ini menjadi embrio bagi kelahiran Adi Granth.  Adi Granth mempunyai tiga versi, yaitu Kartarvali Bir, Bhai Banno Vali Bir dan Dam Dama Vali Bir. Yang tersebut akhir merupakan buku kecil, hasil revisi guru Govind Singh yang melengkapi dan menyisihkan isi kitab yang di susun ayahnya, Tegh Bahadur. Sisipan itu terdiri dari nyanyian-nyanyian suci yang disusun dari lima orang guru yang pertama dan yang di susun oleh Govind Singh sendiri, serta syair-syair yang diambilkan  dari Mahabrata dan Ramayana Hindu
Tulisan-tulisan dalam Adi Granth dapat di golongkan menjadi tiga macam, yaitu pertama, nyanyian-nyanyian suci yang disusun oleh guru Sikh. Bagian ini merupakan bagian yang paling besar, terdiri dari 2218 syair oleh arjun :974 syair oleh guru Nanak: 907 susunan Amar Dad: 679 susunan Ram Das, 115 karaangan TeghBahadur dan 62 syair keduan nyanyian yang berasal dari kaummistik baik yang beragama Hindu maupun Kaum Sufi. Bagian yang terbesar dari nyanyian ini adalah yang berasal darri sufi besar, yaitu kabir dan Farid. Ketiga, puji-pujian yang di tunjukan terhadap guru-guru Sikh, di susun oleh penyair pengembala kaum sikh. Syair-syair yang terdapat dalam  Adi Granth tidak di susun berdasarkan pengarang atau tema pokok. Melainkan dibagi menjadi tigabelas ragas, yaitu semacam model musik untuk dinyanyikan[10]
B.     Dasam Granth
Kitab ini juga disebut dengan dasvin Padshah Ka Granth dan merupakan kumpulan tulisan guru Govind Singh sendiri. Isinya dapat di bagi menjadi empatbagian, yaitu bagian mitologi: bagian yang bercorak filosofis, bagianyang berisi otobiografi; dan bagian yang ada sangkutpautnya dengan masalah hawa nafsu atau erotik. Bagian terbesar adalah mitologi, yaitu dongeng-dongeng yang di ceritakan oleh guru Govind Singh mengenai dewa-dewa dan dewi-dewi angam Hindu unsur-unsur yang membuat masalah-masalah yang bersifat filosofis adalah bagian yang terdiri dari karya-karya terkenal seperti Jap Shahib (tidak sama dengan jappi guru Nanak), akal ustat, Gyan Probodh dan Sabad Hazare. Bagaian yang berkenaan dengan riwayat hidup atau biografi termasuk kedalam Bichitra Natak dan Zafar Nama. Bagian yang berkenaan sengan uraian yang ada hubungan dengan hawa nafsu atau erotik yang bisa di bandingkan dengan Pakhyan Charits dan hikayat-hikayat,termasuk di antaranya adalah cerita-cerita yang di ceritakan oleh Guru Govind Singh mengenai godaan-godaan kaum wanita serta penuh cerita-ceriya yang sangat cabul.
Sebagai tambahan dan pelengkap Adi Grath, terdapat Janam Sakhis atau riwayat hidup guru Nanak, secara tradisional kitab ini berisi dongeng-dongeng dan penuh dengan cerita mukjizat dan keajaiban-keajaiban di jaman sakhis yang terkenal adalah jaman Skahia Bhai Bala, Vilayat Vali Janam Sakhi, yang katanya sudah ditulis semenjak tahun 1558 oleh seorang yang bernama Sewa Das, dan Hafizabat Vali Janam Sakhi[11]

Sekte-Sekte Agama Sikh
            Ada dua sekte besar yang sanagt menonjol    dikalangan kaum Sikh, yaitu pathis Nanak dan Khalsa Sikh. Panthis Nanak merupakan aliran besar yang ingin mempertahankan ajaran-ajaran guru Nanak, sedang khalsa merupakan kelompok yang mengutamakan kepatuhan dan ketundukan kepada guru yang ke sepuluh, yaitu Govind Singh. Pandangan kelompok ini lebih dinamis dan lebih terbuka dengan kemungkinan adanya perubahan dan pembaharuan. Selain kedua sekte di atas kaum Sikhterpecah pula ke dalam lima sekte lain, yaitu Orsi, Hendali, Namdari, dan Akali dua aliran yang tersebutakhir perlu dijelaskan lebih lanjut.
A.    Sekte Namdari
Sekte ini didirikan oleh Bhai Ram Singh, seorang perwira pasukan Raja Ranjit Singh. Bhai Ram adalah seorang yang taat beragama daba murid dari seorang pengikut sekte orsi, yaitu Baba Balak Ram. Bhai Ram ingin mengadakan pembaharuan terhadap agama Sikh. Dia mengajarka bahwa gurunya Baba Balak Ram, adalah guru Sikh yang kesebelas. Ajaran ini di terima oleh sebagian kaum Sikh, dan mereka mengangap bahwa Bhai Ram adalah guru yang ke duabelas  aliran ini terkenal karena keshalehanya dan pakaian yang di pakai.
Anggota-anggota sekte ini tidak mau memakan makanan yang tidak dimasak oleh angota kelompok mereka, dan tidak mau pula memakan makanan yang najis, minum minuman yang haram, atau khaddhar. Sikap mereka terhadap penguasa juga keras. Mereka selalu memboikot kantor-kantor pos dan pengadilan inggris. Sewaktu ketika mereka pernahmemcoba mengusir kekuatan inggris dari sekitar mereka dan berusaha membangun kekuatan sendiri. Akan tetapi mereka gagal. Dalam penyerangan yang mereka lakukan terhadap pos-pos pemerintah di daerah punjab, sekitar lima puluh orang di antara mereka terbunuh. Kegagalan pemberontakan ini menubabkan seluruh pimpinan mereka yang berada di daerah punjab di tahan oleh pasukan militer inggris dari divisi Ambala. Kemudian mereka di buang ke Rangoon dan tidak di perbolehkan balik keindia lagi
Setelah gagal didalam usaha politik ini, golongan Namdari mulai memusatkan fikiran kembali ke masalah agama. Yang terutama di lakukan adalah mengangkat guru baru penganti Baba Ram Singh. Guru ini masih keponakan Baba Ram Singh. Sekarang jumlah mereka diperkirakan ada sekitar 900.000 jiwa.

B.     Sekte Akali
Aliran atau sekte akaliadalah suatu aliran yang paling akhir lahir di kalangan kaum Sikh karena aliran ini baru muncul setelah perang dunia ke dua berbeda dari sekte Namdari, sekte ini sangat kuat ke arah politik, tokkoh utamanya, Banda Biragi sangat besar pengaruhnya dalam menentukan arah politik kelompok ini. Apa yang di lakukan oleh banda bairagi dan pengikutnya dapat di gambarkan oleh keterangan berikut ; “perhatian belanda tidak pernah lengah dari mengamati pasukan inggris di india. Sering sekali ia melakukan perang grilia dan dengan menyamar di dalam kerumunan orang banyak. Mereka selalu menimbulkan kerusuhan-kerusuhan yang merepotkan penguasa benda tidak menetap di suatu tempat tertentu ia tidak pernah menetapkan bekas setelah melakukan pembunuhan, penyerangan serta penghancuran sesuatu sasaran mereka juga sering menghancurkan masjid-masjid dan mengobrak abrik makam kaum muslimin”
Mengenai aliran-aliran atau sekte-sekte lainyan tidak banyak informasi yang dapat di peroleh. Hal ini mungkin karena sekte-sekte tersebut tidak mempunyai pengaruh yang berarti dalam sejarah kehidupan kaum Sikh, tidak seperti dua buah sekte tersebut di atas. Di samping itu ada juga yang membagi kaum Sikh menjadi dua golongan besar, yaitu Manja dan Malwa. Penamaan ini di sesuaikan dengan tempat tinggal atau pusat daerah kediaman para pengikutnya. Manja adalah nama daerah bagian selatan  B’ari do’ab, yang terletak diantara sungai beas dan rafi, dekat kota lahore dan amritsar. Malwa adalah kaum Sikh yang pada umumnya berdiam di daerah sebbelah selatan sungai sultej dan menyebar sampai ke daerah newdelhi dan bikaner. Mereka merupakan penduduk asli daerah bersangkutan. Mereka di kenal sebagai namoor sikh dan family fhakalyan dengan maha raja Fatiala sebagai pemimpin mereka[12]
         Hari-Hari Besar
Ada tiga jenis perayaan yang di peringati oleh agama Sikh, umumnya perayaan ini diadopsi dari perayaan Hindu, antara lain:
  Perayaan tahun baru atau Baisakhi
  Perayaan cahaya atau Divali, dan
  Perayaan Hola Mohalla
Namun demikian perayaan tersebut pada saat ini jarang dilakukan, mungkin hal ini dikarenakan Guru Amar Das, Guru Ketiga mengatakan bahwa “perayaan yang bukan milik orang Sikh jangan dirayakan. Bahkan andaikata kita harus merayakannya pada hari yang sama, kita harus melakukannya dengan cara kita sendiri”.Namun demikian ada upacara yang asli dari agama ini yang sering diperingati tiap tahunnya, perayaan tersebut bernama Gurpurb, perayaan ini dilakukan untuk memperingati kelahiran dan kematian sepuluh Guru[13]
Karya Tentang Agam Sikh
Ø  Karya yang pertama dan selama beberapa tahun di anggap sebagai karya yang difinitif tentang Sikh adalah karya Joseph Davery Conningham yang berjudul A History of The Origin of The Nation of The Bettles of The Sutlej, yang di terbitkan di london oleh Jihn Murray pada tahun 1949[14].
Ø  Karya Profesor Sher Sing yakni Philosophy of Sikhism (lahore Sik. Univ. Press, 1944 : danedisi lainya yang terbitkan oleh Delhi, sterling Publishers, 1966) merupakan satu karya yang sangat baik yang di ambil dari tesisnya untuk memperoleh gelar Dr. Di Universitas London[15]
Ø  Karya Dr. Dharam Pal Asta Yang berjudul Poetry of The Dasam Granth yang di cetak dalam bahasa Inggris hinga penerbitan pada tahun 1959 di anggap tidak tepat karena karya ini merupakan study terhadap tulisan-tulisan guru Gobind Singh[16]

Kuil Suci Kaum Sikh
Bila di Indonesia, atau tepatnya di Depok, ada masjid bernama Dian Al-Mahri yang memiliki kubah berlapis emas. Sebelumnya, ada juga rumah ibadah umat Sikh, yakni kuil yang terbuat dari emas. Nama kuil emas tersebut adalah Amritsar, yang dibuat oleh Guru Ram Das pada tahun 1577. Kuil ini terletak di sebuah kolam besar bernama Amritsar. Amritsar terletak di wilayah Majha, provinsi Punjab. Majha juga dikenal sebagai sungai Bari, karena terletak antara sungai Ravi dan sungai Beas. Majha sendiri terletak di jantung daerah Punjab kuno, terdiri Gurdaspur, Batala dan Tam Taran Sahib, serta Amritsar. Kuil Emas Amritsar sangat unik dibandingkan dengan rumah ibadah lainnya, karena selain menyimpan Granth Sahib, kitab suci agama Sikh. Kuil Emas Amritsar juga tidak hanya dimiliki penganut Sikh. Karena Kuil Emas Amritsar merupakan tempat suci yang terbuka bagi semua agama. Ini dibuktikan dengan simbol adanya pintu yang selalu terbuka di empat sisinya. Berbagai tokoh agama, dan politik, pernah mendatangi Kuil Emas ini, seperti Kaisar Mughal Akbar (yang membangun Taj Mahal). Peletakan batu pertama Kuil Emas Amritsar dilakukan oleh tokoh Muslim Sufi asal Lahore, Hazrat Mian Mir.
Mirip dengan umat Islam, yang mewajibkan mengunjungi Baitullah, Mekkah, sekali dalam seumur hidup untuk yang mampu, maka bagi umat Sikh dan Hindu, juga minimal satu kali dalam hidupnya untuk mengunjungi Kuil Emas ini. Untuk pengunjungi Kuil Emas Amritsar, orang harus melewati satu wilayah yang sangat padat penduduknya. Juga akan ditemui pasar yang menjual berbagai suvenir atau aksesoris umat Sikh. Di sana juga banyak dijual rempah-rempah, barang-barang dari kuningan, dan kain. Dari jauh, komplek Kuil Emas Amritsar sudah terlihat kemegahannya, karena bangunannya menjulang tinggi di antara bangunan bata merah yang mengepung di sekitarnya. Kuil Emas sendiri dibentengi oleh tembok putih besar di keempat sisinya. Pada sisi luarnya banyak berjajar toko-toko yang menjual suvenir dan barang-barang khas Sikh. Di antara yang dijajakan adalah ornamen dari besi, seperti gelang dan kalung yang dipoles mengilap, foto dan patung Sri Guru Granth Sahib, serta beberapa tokoh Sikh lainnya.Kuil Emas dianggap suci oleh Sikh, karena guru abadi Sikh, Sri Guru Granth Sahib, selalu hadir di dalamnya. Sri Guru Granth Sahib adalah literatur tersuci dalam agama Sikh, yang merupakan guru Sikh kesepuluh. (Thamrin Mahesarani)
Keistimewaan Lain dari Kuil Emas
Besar, megah dan indah. Itulah tiga kata yang bisa mewakili kuil emas di Amritsar, Punjab ini. Harmandir Sahib (Hari Mandir) adalah kuil tersuci dalam Sikhisme yang sebelumnya bernama Kuil Emas dan diganti sejak Maret 2005 lalu. Harmandir Sahib terdiri atas sebuah kuil atau gurdwara yang merupakan tujuan ziarah utama bagi kaum Sikh dari seluruh dunia. Di tempat ini juga terdapat atraksi wisata yang cukup populer.
Tidak seperti situs sejarah suci lainnya, di Kuil Emas ini masih sering dilakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan ritual agama dan hal lainnya yang dianggap suci. Di sini para pengunjung juga bisa bergabung untuk mendapat pengalaman baru yang paling berharga. Bagian yang paling terkenal di sini adalah Kuil Hari Mandir (Kuil Tuhan) atau yang disebut juga Darbar Sahib (Pengadilan Tuhan) yang merupakan bangunan kuil yang memiliki struktur emas yang paling indah di tengah kolam air besar.
Air yang mengelilingi Mandir Hari ini dianggap sebagai kolam suci yang dikenal sebagai Sarovar Amrit (Pool of Nectar). Untuk mencapai ke wilayah kuil, harus melewati jembatan Parikrama (Guru’s Bridge)yang melambangkan perjalanan jiwa setelah kematian, sedangkan pintu gerbang yang ke arah jembatan bernama Darshani Deorhi. Meski terbuka untuk umum, Kuil Harmandir Sahib memiliki aturan yang harus dipatuhi. Beberapa di antaranya adalah pengunjung tidak diperbolehkan minum alkohol, makan daging dan merokok di dalam kuil. Pengunjung harus meninggalkan sepatu mereka di dekat pintu masuk dan mencuci kaki di kolam dangkal sebelum mereka masuk.
Bagi Anda yang ingin meminta keterangan, disediakan pula Kantor Informasi yang terletak di sebelah kiri pintu gerbang utama kuil. Festival dan Acara. Di setiap malam di tempat ini juga selalu diadakan prosesi Palki Sahib yang berlangsung di sepanjang jembatan. Dalam upacara ini kitab suci Sikh Guru Granth Sahib dibawa oleh sekumpulan orang yang “tidur” dalam Takht Akal di atas kursi parlemen yang dibuat sejak tahun 1609. Saat upacara malam ini berlangsung, diberikan kesempatan bagi semua peziarah laki-laki dan pengunjung lainnya untuk berpartisipasi aktif dalam penghormatan terhadap Kitab Suci mereka. Upacara ini biasanya berlangsung di musim panas pada pukul 11 malam waktu setempat dan 9.30 malam waktu setempat di musim dingin
Sikhisme adalah salah satu agama terbesar di dunia yang berkembang di India sejak abad ke-16 dan 17. Kata Sikhisme berasal Dari kata Sikh yang berarti “murid” atau “pelajar”[17]













Daftar pustaka :
1.      Drs.Adeg Mucthar Ghazali. Ilmu Perbandingan Agama. CV Pustaka Setia
2.      Njoman S. Pendit, Guru Nanak dan Agama Sikh, Jakarta: Yayasan Sikh Gurudwara Mission, 1988.
3.      Ali,Mukti. Agama-agama di Dunia.IAIN SUNAN KALIJAGA PRESS
4.      Sou’yb, Joesoef, Agama-Agama Besar Di Dunia, Jakarta: Al Husna Zikra, 1996
5.      Pendit, Nyoman S., Guru Nanak dan Agama Sikh, Jakarta: Yayasan Sikh Gurdwara Mission: 1988
7.      http://raditztyo.wordpress.com/2011/03/22/kuil-emas-amritsar-simbol-toleransi-beragama/







[1] Joesoef Sou’yb, Agama-agama Besar di Dunia, Jakarta: Al Husna Zikra, 1996, h.144
[2] Mukti Ali. Agama-agama di Dunia. Hlm 201-202
[3]Ibid. hal.201-203

[4] Nyoman S. Pendit, Guru Nanak dan Agama Sikh, h.94
[5]Ibid.hlm.192-195
[6]Njoman S. Pendit, Guru Nanak dan Agama Sikh, Jakarta: Yayasan Sikh Gurudwara Mission, 1988. Hal.65-95 (dikutip dari responding Anis Dhamayanti kamis, 23/05/13)
[7]Ibid.hal.204-205
[8]Mukti ali. Agama-agama di dunia hal.205-206
[9]Ibid.hal.206-207

[10]Mukti ali. Agama-agama di dunia hal.207-208


[11]mukti ali. Agama-agama di dunia h. 209
[12]Mukti ali. Agama-agama di dunia hal.209-210
[13]http://suka-suka-barkah.blogspot.com/2011/07/agama-sikh.html
9.Drs.Adeg Mucthar Ghazali. Ilmu Perbandingan Agama. Hlm 109
[15]Ibid. Hlm.114
[16]Ibid. Hlm 116
[17]http://raditztyo.wordpress.com/2011/03/22/kuil-emas-amritsar-simbol-toleransi-beragama/